Portfolio bulan Februari 2019 dan sekilas update terbaru

Portfolio February 2019
Porto per penutupan bulan Februari 2019

Setelah sekian lama tidak menulis, hari ini saya mencoba update kembali situs ini. Disamping kiri atau di atas tergantung anda bukanya dari web atau HP adalah posisi porto saya per penutupan Februari 2019. Saham yang ada di porto masih sama dengan postingan saya sebelumnya, yaitu terdiri dari 4 saham dan harga averange mereka pun masih sama, artinya belum ada pembelian selama periode tersebut. Yang beda adalah angka floating loss dari mereka yang terkesan senang secara bergiliran menguji kesabaran saya dalam tema lomba “which stock in portfolio gives the worst performance contest!“.

Yang dulu sering follow situs ini pasti ingat, tahun 2018 adalah tahun dengan tantangan yang sangat besar buat saya, oleh karena itu supaya lebih rinci, saya ringkaskan performa porto saya sepanjang tahun 2018::

Performa Porto vs IHSG Sepanjang Tahun 2018
Performa Porto vs IHSG Sepanjang Tahun 2018

Selama tahun 2018, porto saya mengalami koreksi yang sangat luar biasa, dengan floating loss yang mencapai 63,54% overall porto banding IHSG yang hanya susut 2,54%. Beberapa saham yang telah mengalami kerugian yang cukup signifkan secara koreksi persentase antara lain: AISA, MPPA dan SCMA. Sedangkan sebagian lain yang mengalami penyusutan signifikan secara persentase maupun nomimal adalah: LPCK, LPPF, ROTI dan JSMR.

Dalam upaya merampingkan portofolio, pada akhirnya saya memutuskan untuk menjual sebagian saham yang ada dan gabungkan mereka ke 4 saham saja antara lain: LPCK, JSMR, LPPF, SCMA dan inilah 4 saham yang masih disimpan hingga hari ini.

Ini sekilas rebound yang terjadi di porto saya di awal tahun 2019:

Performa Porto vs IHSG per Februari 2019
Performa Porto vs IHSG Jan-Feb 2019
Portfolio 17 March 2019
Closing 17 Maret 2019

Minggu lalu tanggal 05 Maret 2019, terjadi satu peristiwa yang saya bilang “Gilaaaa” di bursa saham Indonesia. LPPF yang melaporkan laba 1,1T alias turun lebih dari 800M dibanding tahun 2017 dihukum tidak karuan oleh pasar. LPPF pada hari itu langsung mengalami koreksi hingga auto reject bawah dan karena kejadian itu pula saya diberi kesempatan untuk mengaverage down. Sebelumnya modal per saham LPPF saya adalah Rp 12.567, setelah averaging down, kini modal per saham LPPF tinggal Rp 8.021. Pada hari esoknya, koreksi saham LPPF masih berlanjut. Sejak market buka, LPPF sudah terkoreksi dan berlanjut hingga minus lebih dari 20%, sayangnya sebelum market buka, saya telah memasang harga beli di Rp 3.220 (1-tick diatas minus 25% dari harga penutupan hari sebelumnya), dan tanpa diduga, harga LPPF jatuh dan stop di harga Rp 3.230 lalu pantul balik hingga ke Rp 4.000an dan akhirnya tutup di harga Rp 3.600.

Dengan penambahan porsi di LPPF minggu lalu, kini bobot modal porto saya telah berubah menjadi sbb:

  1. LPCK masih menempati posisi pertama dengan bobot modal sebesar 43,55% namun saham ini sedang mengalami floating loss sebesar 36,45%.
  2. LPPF naik peringkat dan menempati posisi ke 2 dengan bobot modal sebesar 28,70% dan saat ini sedang mengalami koreksi yang paling dalam, yaitu floating loss sebesar 51,63%.
  3. JSMR turun ke peringkat ke 3 dengan bobot modal sebesar 20,93% dan merupakan satu-satunya saham yang floating profit di porto, dengan kenaikan sebesar 8,42%.
  4. Terakhir, SCMA yang masih merupakan bobot modal terkecil di porto dengan porsi 6,82% saja.

Banyak yang telah menyampaikan kritik dan nasehat kepada saya menyangkut porto ini. Ada yang bilang saham yang dimiliki tidak tepat, ada juga yang bilang metodenya yang salah. Kadang susah, perbedaan antara konsisten dan percaya diri dengan bodoh dan keras kepala adalah sangat tipis. Namun saya memilih untuk percaya dengan apa yang telah saya jalankan, dan semoga yang dijalankan adalah tepat dan cocok buat diri saya.

Investasi saham adalah sebuah seni, sehingga sulit untuk satu cara baku yang bisa dipakai untuk semua investor. Setiap kita unik dan berbeda, dan itu yang membuat investing menarik beda dengan akuntansi 🙂

Sekian untuk tulisan kali ini! Til next time, good luck and thank you to you all!

Alianto Chan

Author: aliantochan

I'm just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it's a way of life. The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person. Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same. Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

3 thoughts on “Portfolio bulan Februari 2019 dan sekilas update terbaru”

  1. welcome back pak 🙂 .
    ditunggu pak email ke corsec perusahaan lagi :).soalnya saya email gak pernah dibalas hahaha

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published.