Portfolio bulan Juni 2018 & hello kembali!

Porto per closing 29 Juni 2018!

Hello kawan-kawna, akhirnya saya sempatin untuk mengupdate blog juga. Maaf sudah cukup lama saya tidak aktif, dan beberapa pertanyaan yang sempat di tanyakan di blog ini juga lambat saya tanggapi. Jujur jika saya beralasan bahwa saya tuh lagi sibuk bangat dengan “real life”, anda juga belum tentu percaya, namun sesungguhnya selain itu, sebetulnya emang ada rasa malas untuk menulis juga, karena porto lagi membara hahaha! Jadi maklum lah!

Anyway, karena saya sudah sempat membahas sekilas porto terbaru saya di stockbit, dan emang saya sudah berniat mengupdate porto terbaru supaya blog ini ga menghanyut tanpa tuan maka lets do it! Semoga dengan ini, saya juga akan mendapatkan kembali ide-ide baru untuk melanjutkan article-article selanjutnya.

But where to start? Maybe saya coba mulai dengan curhatan dulu ya…. and see how it goes ikutin flownya nanti.

So, first thing first! Porto terbaru!

Hingga article ini saya tulis, posisi saya masih sama sejak awal Juli hingga hari ini, baik dalam jumlah jenis saham maupun lot yang dimiliki!

Jadi anda bisa lihat, saham yang sebelumnya saya miliki di post terakhir penutupan tahun 2017 yang berjumlah 8, kini hanya tersisa 4 saja. Saya melakukan switching saham di tgl 26 April 2018, dengan menjual semua posisi saya di MPPA (harga 350-352), KBLI (harga 452), ROTI (harga 1205) dan AISA (harga 555) lalu beli ke LPCK (harga 2550) dan sedikit SCMA (harga 2450-2460).

Porto terkini, per closing 16 Juli 2018

Sekilas Porto per closing hari ini, Senin 16 Juli 2018! Saya baru sadar kalau gambar Porto di atas (per closing Juni 2018) tidak ada info bobot masing-masing saham karena saat itu saya captured dari HP, jadi yang ini saya tambahkan sehingga anda bisa lihat bobot saya lebih kurang masih sama, hanya saja LPCK sekarang sudah menggantikan JSMR di posisi top, tapi karena penurunan harga saham LPCK yang jauh dari perkiraan menyebabkannya bobot saham ini berada di posisi ke 2.

Jika anda menanyakan saya mengapa mengambil keputusan switching pada penghujung April 2018, bukan lebih awal atau hold saja sahamnya karena prinsipnya kan long term investment?

Well… jawaban singkat dan sederhana saya adalah…. tindakan yang saya ambil pada saat itu adalah keputusan yang terbaik pada saat itu pula!

Seandainya saya memiliki mesin waktu tentunya banyak sekali yang akan saya rubah karena telah mengetahui masa depan, tapi karena masa depan itu adalah misteri, maka banyak hal yang saya buat adalah lewat pertimbangan atas kondisi saat itu, maka sulit untuk bisa saya justify/adili kini dengan kondisi yang berbeda.

Jika saya tau LPCK bisa di beli di harga 1800, maka tentu saja saya tidak hanya akan menahan diri beli di 2500, tapi menahan diri tidak beli saham ini sama sekali sejak 2 tahun yang lalu dan tunggu hari ini hehehe! Itu kalau saya berandai-andai tapi kita sesama tau bahwa hal itu adalah hampir mustahil.

Terus jika anda tanya saya lagi, apa penyesalan terbesar dari kejadian kali ini? PENGGUNAAN MARGIN tanpa maksud bertrading adalah penyesalan terbesar saya! Karena prinsip longterm investment adalah bersahabat dengan waktu, namun jika sudah berutang, maka kita sebetulnya sedang melawan waktu.

Jadi saran dan nasehat saya buat anda yang mungkin baru terjun ke dunia saham belum lama, barang kali anda nyasar-nyasar lalu pas mendarat di article ini, ingat jika anda ingin berinvestasi jangka panjang, maka bersahabatlah dengan waktu, artinya HINDARI PEMAKAIAN MARGIN!

Ok, saya kira untuk article kali ini, cukup disini dulu, anggap saja article untuk saya warming up! hehehe….!!!

Oh ya sebelum saya lupa. Saya menerima banyak sekali reaksi yang berbeda-beda dari teman maupun pembaca tentang porto saya ini, sebagian memberikan semangat dan dukungan, dan sebagian lagi memberi kritik dan nasehat atas keputusan investasi saya. Tidak peduli dimana anda berdiri, saya berterima kasih kepada anda semua, karena sudah memberikan perhatian kepada saya! So, thank you all and thank you for your support and honesty! Semoga anda juga sehat, keluarga bahagia dan sukses selalu!

Sekian untuk article kali ini, ketemu lagi di article selanjutnya (God knows when… hehehe)

Salam Longterm Investment!

Alianto Chan

Tags

Author: aliantochan

I'm just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it's a way of life. The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person. Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same. Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

15 thoughts on “Portfolio bulan Juni 2018 & hello kembali!”

  1. kudos for the frankness and ability to stand on your ground again (hopefully).
    It is not easy, to say the least.

    It would not be much value if I just say nice encouragement because it won’t be much helpful to your investment result (to your happiness, of course). But since I am Investor, I’d leave the mental part to others.

    Hope you don’t mind me being very direct and pointed.
    I really don’t think you learn much from AISA saga by switching to LPCK!
    Putting so little (if at all) in Management integrity is a poison to long-term investment (besides the margin, of course, which you have likely learnt the lesson).
    Maybe a reread and musing over of Philip Fisher is long overdue?!

    good luck

  2. Setuju dengan fall cushion. Senang membaca tulisan Pak Al. Tapi 2 hal yang harusnya menjadi fokus utama dalam long-term investment : GCG (2 emiten) dan wide MoS (2 emiten lainnya).

    1. Kalau Pak Alianto punya waktu, bisa baca Jeremy Miller ‘Warren Buffet Ground Rules’, menceritakan prinsip mendasar dari margin of safety.

    2. GCG (2 emiten) dan wide MoS (2 emiten lainnya), ini maksudnya masing2 dua emiten apa ya pak? kurang jelas sy maksud bpk! dan thx for the advice!

    1. Turut berduka Pak..

      Sayang sekali modal darinhasil menabung dimasukan saham ber GCG buruk.. akhirnya terbukti juga..
      Terkena OTT KPK..

      Memang sangat berbahaya jika investasi saham tapi cinta buta atau fanatik terhadap Salah satu grup.

      Yang baik untuk saham itu terlihat seperti emas, yang biruk oun dianggap berita palsu..
      Puluhan Buku investasu yg dibaca, analisa uang telah dilakukan detail, menjadi sia sia..

      Semoga mendapatkan lesson learnt untuk tetap bersemangat investasi funddamental long term yang benar..

Leave a Reply

Your email address will not be published.