MIKA: Mitra Keluarga! invest sekarang, 40 tahun balik modal, benar kah?

Sudah lama rasanya saya tidak mengulas analisa saham. Kini, muncul sebuah saham yang cukup menarik untuk di analisa. Emiten ini berkode MIKA.

Background sekilas

Kutib dari situs Britama, Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (dahulu PT Calida Ekaprana) didirikan tanggal 03 Januari 1995 dan mulai beroperasi secara komersial tahun 1995. Kantor pusat Mitra Keluarga berlokasi di Jl. Letjen. Suprapto Kav 4, Jakarta Pusat 10510 dan kantor operasional berlokasi di Jalan Bukit Gading raya Kav 2, Kelapa Gading Jakarta 14240 – Indonesia.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Mitra Keluarga yaitu PT Griyainsani Cakrasadaya (pengendali), dengan persentase kepemilikan sebesar 60,00%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan MIKA adalah bergerak dalam bidang jasa konsultasi bisnis dan manajemen termasuk jasa manajemen rumah sakit. Saat ini, bisnis utama MIKA adalah menjalankan usaha secara tidak langsung melalui anak usaha di bidang pelayanan kesehatan yaitu dengan memberikan jasa pelayanan medik dengan cara memiliki dan mengelola rumah sakit dengan nama Mitra Keluarga.

Pada tanggal 12 Mar 2015, MIKA memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham MIKA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 261.913.000 yang terdiri dari 72.753.600 saham baru dan 189.159.400 divestasi saham pendiri dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp17.000,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 24 Mar 2015 dan melakukan stock split 1:10 pada tanggal 10 Oktober 2015.

1. Overview

First Screening

MIKA – saringan awal laporan kinerja 2013-2016

Terlihat dari data yang di sajikan di atas, Pendapatan MIKA terus meningkat dari 1,7T hingga 2,4T. Baik Laba Kotor, Laba Usaha maupun Laba Bersih pemilik Entitas Induk pun sama, tumbuh dari tahun ke tahun. Sekilas, ini sudah memberi kesan awal yang menyenangkan, maka MIKA pun saya nyatakan lolos dari saringan awal.

Oh.. hanya 1 hal, umumnya saya akan lebih senang menganalisa saham yang punya track-record yang minimal 5 tahun, untuk kali ini saya memberi pengecualian karena saya tau cukup banyak teman medsos yang juga ikut memperhatikan saham ini, dan waktunya pas untuk di bahas.

Step 1: Profitability

MIKA – Laporan Laba Rugi 2013-2016 serta rasio keuntungan

Superb sekali jika dilihat dari marjin kotor MIKA. Dari 2013 hingga 2016 berhasil tumbuh dari 42,3% menjadi 47,5%. Ini adalah indikasi baik keunggulan kompetitif yang di miliki Perseroan walaupun dari data atas saja kita belum mengetahui apa keunggulannya, yang pasti marjin makin tinggi disaat Pendapatan terus meningkat adalah indikasi yang sangat positif.

Berkat marjin kotor, marjin usaha pun meningkat dari 27,7% di 2013 menjadi 30,6% di 2016 dan marjin bersih dari 22,9% di 2013 menjadi 28,6% di 2016.

Baik utilisasi aset maupun ekuitas (modal) dalam menunjang laba sangat efisien (ROA=16,65% dan ROE=19,71% di tahun 2016), walaupun menurun pasca IPO, tapi masih berada di level yang jauh diatas suku bunga deposito, sehingga membuat bisnis ini layak untuk tetap di lanjutkan.

Step 2: Growth

MIKA – Laporan pertumbuhan Laba Rugi 3 tahun terakhir dari 2013-2016

Dalam 3 tahun terakhir, Pendapatan MIKA tumbuh 11,8% secara majemuk diikuti oleh 16,2% pertumbuhan Laba Kotor, 15,7% pertumbuhan Laba Usaha dan 20,5% pertumbuhan Laba Bersih. Karena Bottomline masih bisa tumbuh diatas Topline, maka kita bisa berasumsi bahwa fase bisnis Perseroan saat ini masih berada di fase Pertumbuhan.

Step 3: Cash Flow

MIKA – Laporan singkat Arus Kas 2013-2016

Jika kita bandingkan Arus Kas Operasi (OCF) dengan Laba Bersih, sangat konsisten setiap tahun angka OCF selalu lebih tinggi dari Laba Bersih, ini adalah indikasi yang baik bahwa Laba yang telah dihasilkan berhasil di konversi ke bentuk Kas bukan semata untung dalam pembukuan saja.

Perbelanjaan modal (Capex) Perseroan juga tergolong ringan, hanya membutuhkan 164M hingga 297M jauh dibawah Laba dan OCF, alhasil, Perseroan berhasil memupuk Kas Bersih alias Kas Nganggur (FREE CASH FLOW) yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Step 4: Financial Health

MIKA – Laporan rasio kesehatan keuangan 2013-2016

Secara Jangka Pendek (1 tahun kedepan), posisi keuangan Perseroan sangat aman, ini tercermin dari Current Ratio (CR) dan Quick Ratio (QR) yang fantastis. Dengan CR yang berada di 11,09x artinya, Aset Lancar Perseroan di akhir tahun 2016 mampu membayar 11,09x Liabilitas Jangka Pendek yang ada, dan jika tidak dihitung Persediaan alias QR, Perseroan pun masih mampu membayar semua Liabilitas Jangka Pendek sebanyak 10,93x dengan aset lancarnya.

Secara Jangak Panjang (lebih dari 1 tahun), MIKA sangat aman. Perseroan tidak memiliki sepersen pun utang berbunga alias utang bank, obligasi atau sejenisnya. Financial Leverage juga mencerminkan hal yang sama, dimana tahun 2016 angkanya adalah 1,18x artinya Aset dan Ekuitas hanya selisih 18%, artinya Perseroan sangat minim liabilitas.

Step 5: Efficiency Ratio

MIKA – Laporan rasio efisiensi usaha 2013-2016

Perputaran uang Perseroan sangat efisien. Contoh di tahun 2016 saja, secara pro-rata Debitur melunasi piutang dalam waktu 22,86 hari. Persediaan menumpuk sebelum terjual selama 11,28 hari, dan masa tempo utang Perseroan adalah 22,44 hari, alhasil Cash Conversion Cycle Perseroan adalah 11,7 hari. Dengan kata lain, uang yang dikeluarkan dari Kas Perseroan hanya membutuh waktu 11,7 hari untuk kembali ke Kas yang sama ditambah dengan Laba yang dihasilkan. Superb ya?

Itulah ringkasan 5 aspek (Overview) fundamental MIKA sepanjang riwayat yang ada, sangat menarik dan sangat sehat, dan sangat layak di perhatikan. Coba kita lihat dalam timeframe yang lebih pendek dan lebih rinci lewat 10 triwulan terakhir, apakah menceritakan kemantapan yang sama, ini yang saya sebut follow the story.

Data yang disajikan diatas adalah menggunakan fasilitas module FINANCIALS dari StockbitPro, dan jika anda tertarik untuk mencoba sendiri, bisa subscribe lewat sini dengan menggunakan promo code “ILTPROMO” untuk mendapatkan potongan diskon!

2. Follow the story

Laporan Kinerja

MIKA – Laporan Laba Rugi 10 triwulan terkini – versi nominal

Jika di lihat dari Pendapatan secara triwulan terindikasi bahwa somehow MIKA berhasil cetak kinerja yang lebih bagus di paruh 1 dibanding paruh 2. Overall, Q1 dan Q2 selalu lebih tinggi omzetnya di banding Q3 dan Q4 dalam tahun yang sama namun dalam trend yang meningkat dari tahun ke tahun.

Dan secara otomatis pula, Laba Bersih yang di hasilkan pun lebih kurang sama, mengikuti trend Pendapatan.

MIKA – Laporan Laba Rugi 10 triwulan terkini – versi profitability

Namun yang menarik adalah, marjin laba pun memiliki pola yang sama. Q1 dan Q2 memiliki marjin yang lebih tinggi dengan omzet yang lebih besar sehingga pada akhirnya pun bisa menghasilkan Laba Bersih yang lebih tinggi, sedangkan Q3 dan Q4 sudahlah omzet lebih rendah, marjin pun lebih kecil sehingga berkontribusi lebih kecil terhadap Laba Bersih secara tahunan.

Namun, jika di teliti, gap marjin antara paruh 1 dan 2 terlihat mulai mengecil, sehingga diharapkan kedepannya setiap Q bisa memiliki marjin yang minimal sama jika tidak lebih baik, sehingga Laba yang di hasilkan bisa lebih konsisten.

Sekilas Kinerja 2016

Di awal tahun 2016, management memasang target Laba Bersih sebesar Rp686,7M. Laba Bersih yang di raih pada tahun 2016 adalah 720,7M, 5% lebih tinggi dari target.

Pendapatan pasien rawat inap meningkat 14,7% dan berkontribusi sebesar 65,1% terhadap total pendapatan, sedangkan pasien rawat jalan meningkat 12,1% dan berkontribusi 34,9%.

Secara lebih rinci pula, 3 kontributor terbesar pendapatan rawat inap:
– Obat dan perlengkapan medis 46,8%
– Kamar rawat inap 19,6%
– Penunjang lainnya 17,4%
– Total 120.270 pasien (Inap rata-rata 3,5 hari)

Sedangkan, kontributor terbesar pendapatan rawat jalan:
– Obat dan perlengkapan medis 47,6%
– Layanan penunjang medis 29,2%
– Jasa tenaga ahli 18,2%
– Total 1.734.997 pasien

Untuk selengkapnya bisa di baca di Laporan Tahunan 2016.

Hingga akhir tahun 2016, Perseroan sudah memiliki 12 rumah sakit, dimana 8 berada di Jabodetabek, 3 di Surabaya dan 1 di Tegal, dengan fasilitas tempat tidur sebanyak 1810 unit (tambah 85 di tahun 2016), di dukung oleh team kerja 1070 dokter, 2875 perawat dan 1162 staf medis dan melayani 1.855.267 pasien (tumbuh 8,1%).

Fokus Utama 2017-2019

1. Penambahan 400 unit tempat tidur di 12 rumah sakit yang ada
2. Maksimum kapasitas +/- 200 unit tempat tidur di setiap RS
3. Penambahan 6 rumah sakit hingga 2019 dengan total kapasitas 3400 unit tempat tidur

VS Kinerja Kompetitor

Secara marjin laba, MIKA jauh unggul dibanding beberapa kompetitornya, SILO (Siloam), SAME (Omni) maupun SRAJ (Mayapada), baik itu Marjin kotor, usaha maupun bersih.

Terus menyangkut efisiensi pengembalian aset dan modal (ROA dan ROE), MIKA juga yang paling unggul, dan memiliki putaran uang (Cash Conversion Cycle) tercepat ke 2 setelah SAME.

Secara kesehatan keuangan baik jangka pendek (CR dan QR) maupun jangka panjang (DER dan LEVERAGE), MIKA lagi lagi paling unggul dan sehat di banding beberapa kompetitornya.

Dari aspek valuasi, jika dilihat dari segi laba maka MIKA saat ini adalah yang termurah dengan PER 44,09x banding kompetitor. Namun secara nilai buku (PBV) adalah yg termahal yaitu 8,27x. Artinya jika mau BV MIKA sama dengan SILO umpamanya, maka MIKA harus bisa menaikan ekuitasnya sebesar 74%. Dengan ROE MIKA berada di range +/- 20% maka, dibutuhkan waktu 3 tahun minimal untuk mencapai angka itu.

Valuasi Saham

MIKA – Harga vs Laba Bersih

Terlihat bahwa Laba Bersih MIKA terus meningkat secara perlahan dari 2015 hingga awal 2017, namun harga mala mengalami penurunan yang cukup drastis. Jika trend laba MIKA bisa dipertahankan, hanya masalah waktu sebelum harga kembali mengejar laba.

MIKA – Grafik standard deviation

Saat ini MIKA bearada di level pesimisme yang tinggi karena harga sudah jauh dibawah -2 PE. Sehingga memberi peluang bagi investor jika optimis kinerja MIKA akan terus bagus dan meningkat kedepannya.

MIKA – Valuasi absolute

Dengan PER saat ini ada di 42,84x (2050/47,85), artinya jika laba adalah konstan, dibutuhkan waktu hampir 43 tahun hanya untuk balik modal jika beli saat ini. Lebih parah lagi jika kita berharap di MEAN PER 62,53x.

Emang sedikit kurang logis jika di lihat dari sisi valuasi, namun selama ini industri ini emang selalu di hargai sangat mahal oleh pasar, dan itu juga tidak berarti pasar adalah benar, hanya saja persepsi pasar yang menilai sedemikian.

Selagi persepsi tersebut tidak berubah, maka saat ini MIKA bisa dibilang murah dengan diskon 46% ke harga wajar, namun jika suatu hari nanti pasar berubah pola valuasi, maka bisa terjadi MIKA adalah sangat mahal.

Untungnya, kemampuan MIKA mencetak laba tergolong sangat ok dan dengan CAGR pertumbuhan laba sebesar 20%, artinya dalam 4 tahun valuasi MIKA pun mungkin turun menjadi 1/2 dari PER saat ini dengan harga beli sekarang. So, apakah MIKA layak untuk di beli, the choice is yours?

Sekian untuk valuasi MIKA dari saya, semoga bermanfaat, dan sampai ketemu di article berikut!

Salam longterm investment,

Alianto Chan

Author: aliantochan

I'm just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it's a way of life. The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person. Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same. Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

10 thoughts on “MIKA: Mitra Keluarga! invest sekarang, 40 tahun balik modal, benar kah?”

  1. IMHO penggunaan dana IPO secara periodik kalau bisa ditampilkan juga pak 🙂
    Datanya terbuka kok, jadi kita bisa lihat juga setelah IPO 2015 lalu, dana IPO-nya telah digunakan untuk apa saja (masih utuh, sudah digunakan sebagian atau malah sudah habis tidak bersisa) sehingga kita bisa lihat juga sejauh mana manajemen mengelola uang investor dari hasil IPO tersebut 🙂
    Trims sebelumnya 🙂 Keep posting ya pak 🙂

    1. Benar juga bu jane. Hrsnya emang buat perusahaan baru ipo, itu salah 1 fokusnya, toh jgn sampai dana ipo di salah fungsikan atau tdk di fungsikan, dan kita sebagai investor mau tau napa. Thx usulannya, superb.

    1. Ga lama bu, itu krna sy harus cut data, paste data dll, lalu jelasin dlm kata sederhana dlm article, klo utk menganalisa 5 aspek secara personal dan dalam hati saja, ya 10 menit juga kelar sebetulnya.

      Tapi krna sy presentasikan dlm bentuk article ya biasanya sy habisin waktu 1-2jam utk susun kata dll, dan lbh makan waktu itu hanya bagian baca annual report, yg bagian 2 (follow the story). Namun klo utk analisa data2 dr laporan keuangan, thx to stockbit, cepat sekali.

    2. Makanya buat yg belum subscribe ke stockbitpro sy sangat rekom, jika ingin menganalisa LK secara cepat dan disajikan dlm multi format. Itu juga ada trial 3hr setau sy, namun haha awal2nya akan butuh lbh byk wkt ya bu, krna blm biasa, bgitu dah sering, nah, yg sy sajikan itu simple bgt dan setiap org biasa, dan itu emang tujuan sy, percuma jika sy sajikan cara yg tdk bs di tiru oleh investor, justru sy ingin semua juga bisa klo sy bisa, dan analisa itu emang gampang jika punya niat utk belajar. Slmt belajar dan sukses slalu bu.

  2. Analisa yg bagus, tp dr history bei sblmny ketika sebuah emiten dihargai sedemikian tinggi oleh pasar, wlpn roe tinggi saat ini tidak menjamin growth kedepan akan seperti yg diperkirakan, apalagi kl pbv diatas 7x( kecuali unvr,mbli karna kebanyakan seluruh keuntungan tiap tahun dibagi dlm deviden)….ketika batubara booming kkgi dihargai hampir pbv 9x diharga 8000 an , arna pernah dihargai 9x 1000(stlh ss ),silo diatas 9x diatas 15000 an begitu juga saham pakan ternak 4x , mppa ( ritel cs dihargai premium bbrp thn lalu).. dan ketika growth kedepan tidak setinggi perkiraan maka harga akan turun cepat, atau harga ga kemana-mana.dan hal itu sy amati dan sy pelajari selama ini.

    1. Setuju pak, MIKA amat sangat mahal dan benar lagi, past performance tdk menjamin kinerja masa depan, makanya klo pakai metode ini tanpa bisa/mau menganalisa prospek masa depan (dimana bisa saja kita tetap salah analisa juga, siapa sih tau masa depan), maka harus melakukan diversifikasi yg layak.

      Klo metode sy ini simple, namun tdk berlaku utk sektor komo dan agri, cenderung perusahaan bgs tdk dlm sekejap berputar arah menjadi perusahaan jelek, samalah seperti kita melihat balik, apa yg bgs kita nilai saat ini, banding mrk 5-10thn lalu yg juga bgs, cenderung harga dah naik 3-10xlipat. Jd tetap adalah game probability yg merujuk pd past performance. Dan jika bs benar 4 dr 10 saja dgn bobot yg sama, ya tetap cuan ya. Jika 10 salah semua, ya berarti ada salah dlm cara menganalisa.

      Saya juga harud akui ini bukan cara yg ideal, namun ini adalah salah 1 cara utk yg kurang pengalaman di shm utk bermulai menurut sy.

      Back to MIKA, jujur sy juga ms fikir2 membeli di PER setinggi itu, jujur klo utk BV sy malah ga terlalu lihat jika sebuah perusahaan bukan dlm masalah fundamental, krna yg jadi acuan adalah laba jika sebuah bisnis yg lagi maju, hingga status keuangannya dah menggoyang, nah org akan mulai perhatikan BV dan berandai2 klo bankrut gmn.

      Tidak logika jika dlm sebuah bisnis kita membelinya dgn harapan 40 thn baru balik modal, namun ada keanehan emang dlm penilaian pasar di sektor ini. Coba lihat saja pesaingnya yg kinerja tdk sebagus, ttp dihargai dgn PER bgitu tinggi. Ga saya tdk blng bahwa pasar benar, hanya saja persepsi pasar terhadap sektor healthcare bgitu tingginya, asal pasar tdk merubah pikiran, ya standard PER mrk akan slalu semahal itu, tp siapa pula bisa menjamin hal itu, ga heran kan kita melihat psr hr ini optimis bsok pesimis hahaha…

      Jd, utk article ini sy tdk punya penutupan pasti belu atau tdk, balik ke kita masing2, layak atau tidak?

      Oh last note, MIKA 70% keuntungan di bagi ke shareholders loh, mirip2 LPPF ya dia, krna kelebihan cashflow dia emang bgs saat ini, capex utk 1 rs cmn 300m paling dah termasuk lahan, sedangkan laba per tahun sudah capai 720m, buat apa ya sisa cashflow sebanyak itu setiap thn hahaa?

      Thx pak atas inputnya, bisa memberi prospektif kpd penbaca lain utk menilai MIKA, superb!

  3. Analisa yg bagus, tp dr history bei sblmny ketika sebuah emiten dihargai sedemikian tinggi oleh pasar, wlpn roe tinggi saat ini tidak menjamin growth kedepan akan seperti yg diperkirakan, apalagi kl pbv diatas 7x( kecuali unvr,mbli karna kebanyakan seluruh keuntungan tiap tahun dibagi dlm deviden)….ketika batubara booming kkgi dihargai hampir pbv 9x diharga 8000 an , arna pernah dihargai 9x 1000(stlh ss ),silo diatas 9x diharga15000 an begitu juga saham pakan ternak 4x , mppa ( ritel cs dihargai premium bbrp thn lalu), termasuk klbf dihargai diatas 8x pbv diharga1500-1600. dan ketika growth kedepan tidak setinggi perkiraan maka harga akan turun cepat, atau harga ga kemana-mana untuk menyesuaikan kembali ke harga wajarnya.dan Brp emiten2 tab dihargai skrg?

Leave a Reply

Your email address will not be published.