Berhasil dalam investasi saham lewat ATM (Amati, Tiru dan Modif)

Ibarat kuda hitam yang berkilau
Ibarat kuda hitam yang berkilau

Sabtu kamarin, tepatnya tgl 29 April 2017, kami kembali mengadakan gathering pertama komunitas Saham Indonesia untuk tahun 2017.

Seperti biasa, kami mendapatkan kehormatan kehadiran tamu spesial yaitu Bapak Jhon Veter (JV) yang tidak pernah lelah dan sangat menghibur dan edukatif memberikan paparan market outlook 2017. Di sesi lain, kami juga mendapatkan ilmu finansial dari admin grup yang memaparkan topic “Membangung kekayaan dengan analisa FA dan Power of compounding” yang tidak kalah menarik dari JV, selalu bermanfaat dan sangat entertaining 🙂

Dari pagi hingga malam, kompaknya komunitas SI

Selain 2 orang hebat atas, kami juga kedatangan seorang kuda hitam, seorang investor yang sebaya, yang pernah gagal dalam investasi saham, dan sudah insyaf dari trading. Namanya Totok Supriady. Pak Totok juga memiliki blog pribadi disini.

Kini Pak Totok sudah meninggalkan masa lampau dan berfokus pada strategi investasi barunya lewat pendekatan Fundamental.

Saya sangat kagum dengan Pak Totok bukan karena dia sudah cuan besar di saham karena faktanya masih belum. Namun semangat belajarnya Pak Totok membuat saya sangat terinspirasi untuk terus belajar dan berpacu untuk meningkatkan ilmu investing.

Foto ini bernilai triliunan, never underestimate wanita!

Saya sudah kenal Pak Totok satu tahun lebih, saat bergabung dengan komunitas Saham-Indonesia. Saat itu Pak Tok sama seperti saya, dalam proses mencari perubahan positif dalam investing lewat pendekatan FA.

Selama satu tahun terakhir, kami bahu membahu saling memberi semangat, bertukar pendapat dan tumbuh bersama.

Melihat presentasi Pak Tok Sabtu kemarin dengan topic “Memulai analisa FA”, saya sangat kagum dan berterima kasih atas sharingnya. Sesuatu yang mustinya membosankan bisa di sajikan dengan cara yang begitu lucu dan sederhana, dan terpenting ilmu yang ingin Pak Tok sampaikan tersalurkan dengan sempurna.

Jadi disini saya ingin sampaikan terima kasih kepada Pak Tok atas ilmu yang dibagikan, bukan materi saja tapi juga cara mengajarnya, simply superb!

Foto bersama Jhon Veter @ garhering pertama SI 2017

Inilah yang selalu admin grup ingatkan kepada kami tentang ilmu ATM (Amati, Tiru dan Modif) dan juga di sampaikan oleh Howard Marks dalam presentasinya di Google. Setiap investor sukses pasti memiliki filosofinya sendiri, dan umumnya filosofi itu tidak datang dengan sendiri, namun adalah lewat proses panjang dan semangat belajar dari orang lain, lalu menggabungkan ilmu-ilmu yang terkumpul lalu dikembangkan dalam metodenya sendiri, disitulah lahirnya sebuah filosofi baru, dan Pak Tok sudah pasti terlihat arah kesana.

Well done Pak Tok! Ayo, mari kita terus belajar dan berjuang demi kesuksesan dalam berinvestasi!!!

Jika anda ingin tau sudah di tahap manakah anda berada dalam karir investasi anda, bisa baca disini “5 tahap karir investasi“.

Sekian untuk article kali ini, enjoy the rest of your long weekend, sampai ketemu lagi di article berikut!

Salam longterm investment,

Alianto Chan

Author: aliantochan

I'm just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it's a way of life. The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person. Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same. Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

4 thoughts on “Berhasil dalam investasi saham lewat ATM (Amati, Tiru dan Modif)”

  1. Menurut sy dlm kehidupan baik kerja, usaha, maupun sebagai investor perlu passion dlm melakukan hal2 tsb untuk mencapai keberhasilan.. kita harus tau apa yg kita lakukan dan apa yg kita kejar, dan ketika kita jatuh berkali2 , hasrat itu memacu kita untuk belajar terus .wlpn keadaan kegelapan menyelimuti, tp kita percaya fajar akan tiba , mentari akan bersinar…9 thn yg lalu sy memasuki dunia investasi saham, dunia yg katanya tempat melipatgandakan kekayaan… dan tahun itu 2008, dan semua juga sdh tau apa yg terjadi dithn tsb… mimpi melipatgandakan uang buyar… tp hasrat untuk belajar tetap menyala, wlpn kerugian ga blm tertutupi..9 thn berselang untuk pertama kalinya merasakan ten baggers. Wlpn bagi sebagian org , itu terasa sangat lama. Tp sy sangat enjoy dgn proses pembelajaran tsb, dan masih terus belajar, termasuk dr web saudara .Semoga kedepan investasi saham di Indonesia dpt membuat semakin banyak investor dalam negeri menjadi lebih sejahtera.

    1. Terima kasih atas sharing dan inspirasinya pak Karim. Sangat memberi semangat walaupun tentunya diawali dgn pahit seperti kita semua yg pst juga sudah atau masih mengalami, namun jika tdk menyerah dan memiliki keinginanyg kuat utk maju dan belajar dgn benar dan sabar, semua akan indah pada akhirnya, seperti yg bpk sudah alami.

      Keep investing, dan sukses trus pak Karim.

  2. Melihat yang sudah lewat, selalu menyesal, pernah membeli PTBA di harga sekitar rp 5.000, tapi untung sedikit sudah dilepas. Itu karena pada saat itu tidak menyangka harga PTBA akan melewati angka rp 10.000. Keyakinan bahwa harga suatu saham akan mencapai harga berapa yang tidak ada di saya, membuat hasil investasi saya tidak maksimal. Di bawa ke saat ini juga, akankah PTBA naik atau turun, juga tidak ada bayangan, karena tidak mengerti mengenai FA. Seandainya saya menguasai FA, maka saya akan berani berhenti bekerja dan fokus di investasi saham. Salut kepada Bapak yang banyak ilmunya. Semoga bisa menimba banyak pelajaran dari Bapak.

  3. Hi bu lili, thx sudah curhat, senang sy klo dgr org curhat, artinya dia menyadari ada yg salah. Mengaku salah adalah step pertama menuju perbaikan. Jd, bgus bu klo berani ngaku nyesal (nyesal lbh tepat ya bkn salah).

    Trus mengenai tau FA atau tdk, sebetulnya tdk beda jauh bu, tau FA berarti kita tau tafsiran nilai sebuah bisnis, namun itu tdk menjamin kita akan setia melihatnya terjadi, faktor psikologi bermain disini, termasuk saya. Byk shm yg sy tau nilai perusahaannya namun blm punya kedisiplinan dan kesabaran utk melihatnya tumbuh menjadi dewasa, slalu tergoda sama shm2 yg bgs dan lbh murah, namun yg bgs dan lbh murah blm tentu akan pantul lbh cepat. Andainya kita dah tau FA, kita mampu bersabar, disiplin menjalaninya itu baru TRUE INVESTOR.

    Tapi gmnpun, itulah menariknya proses belajar, dr setiap kesalahan, kita sadar, lalu bikin keasalahan yg sama lg, sadar lg, salah yg sama lg, sampai satu saat, kita insyaf dan itu namanya kemajuan. Hehehe dr berkali2 melakukan kesalahan yg sama atau kesalahan baru.

    Jgn pansiun dr kerja bu jika ms mampu bekerja. Investasi (PASIVE INCOME) itu paling efektif jika di tunjang oleh ACTIVE INCOME. Sisihkanlah sebagian gaji/laba dr usaha utk diinvestkan ke shm secara rutin, lama ke lamaan ga kerasa, akan membukit.

    Bayangkan jika ibu dah tau FA (yuk, belajar), trus pada saat shm tertentu turun sangat murah, ibu punya dana utk suntik di harga bawah, alangkah baiknya bukan.

    Well, itu sih sekedar curhatan saya juga saran dr sy, smoga bermanfaat ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.