Portfolio bulan September 2016

Portfolio September 2016Waktu terbang dengan sungguh cepat! Tidak menyangka kini kita sudah berada di penghunjung semester 3 tahun 2016. Kalau satu hal yg bisa saya pastikan kepada anda tentang jenis investasi yg selalu merugi, WAKTU lah jawabannya.

Maksud saya begini. Waktu adalah satu kemewahan yg tidak terulang lagi. Kita tidak akan bisa berinvestasi di waktu dan berharap dia akan melipat ganda, dan waktu tidak akan menungu atau berbalik arah memberi peluang kepada kita utk memperbaiki kesalahan lama. Dia akan terus berjalan hingga satu saat kita menghembuskan nafas terakhir dan disitu “waktu kita” berhenti!

Apa yg ingin saya sampaikan disini adalah, janganlah membuang-buang waktu lagi khususnya dalam investasi saham. Lebih lama kita berada dalam posisi galau dan menghabiskan waktu utk mencari jurus jitu profit anti-rugi maka seumur hidup pula kita akan menghabiskan waktu hanya utk mencari sesuatu yg tidak ada di dunia ini. Manfaatkanlah sisa waktu yg ada utk terus meningkatkan kapasitas dan akui fakta bahwa sehebat apapun kita dalam investasi, pasti ada kalanya kita salah, sehingga disarankan utk lebih cermat dalam berinvestasi dan tidak mengambil resiko yg akan mengakibatkan anda harus berada di posisi antara kaya dan miskin dalam sekejap mata. Tentunya banyak hal lain yg bisa kita manfaatkan dari waktu, namun karena ini adalah blog saham, jadi saya fokus menulis tentang saham saja. But you get my point.

Beberapa teman sempat PM bertanya, apakah saya tidak menyesal melihat saham-saham di porto yg sebelumnya sudah tumbuh lumayan, namun dalam sebulan ini terlihat banyak yg turun? Jawaban saya: Menyesal sih ada, toh kalau bisa jual di setiap puncak lalu beli di setiap bottom kan enak sekali…hehe, tapi apakah itu bisa dilakukan dgn konsisten dan selalu benar? Jawaban saya: tidak beda dari hasil yg kita dapat saat melemparkan sebuah coin. Intinya kalau kita bisa menebak arah saham buat apa kita belajar berinvestasi jangka panjang, kita sudah pasti kaya raya dan saat ini lagi berjemuran di pantai hawaii atau kuta.

Namum, sesungguhnya apa yg saya percaya dan lalukan di saat-saat begini?

Pertama:Β saya sudah menerapkan strategi porto-rebalancing, dan saya sudah nyaman dgn strategi tersebut. Bukan karena saya tidak sabar namun lebih karena demi kebutuhan cashflow yg mengalir. Denga strategi tersebut maka arus kas saya menjadi lebih aktif utk kemudahan saya dalam berbelanja saat kesempatan muncul.

Kedua: saya akan memanfaatkan waktu selebihnya utk membaca ulang buku-buku investasi utk mengingat kembali hal-hal yg mungkin sudah terlupa dan juga membaca buku baru yg menurut teman-teman komunitas adalah buku must-read dalam investasi saham. Lalu, saya juga akan spend waktu utk menulis lebih banyak article di blog ini πŸ™‚

Ketiga: saya akan terus melakukan analisa lebih dalam terhadap saham-saham yg sudah ada di porto utk memastikan kembali mereka adalah saham yg masih tetap layak saya pertahankan utk jangka panjang, sehinga dalam kondisi jelek apapun saya tidak panik.

Keempat: saya juga akan menganalisa saham-saham yg ada di dalam watchlist utk menanti kesempatan beli di harga murah jika uang tersedia.

Terakhir: tidak melakukan transaksi yg tidak berguna. Jika saya sudah memiliki saham bagus di porto dan belinya diharga murah, sesungguhnya tidak ada lagi hal yg harus saya lakukan, kecuali ada saham yg sama bagus atau lebih bagus yg belum saya miliki namun terdiskon sangat murah, contoh: terdiskon 20% lebih murah dari saham yg sudah saya miliki, maka saya mungkin akan melakukan switching.

Kita harus bisa bersabar menanti hasil dari investasi. Jangan berfikir bahwa kita sudah melakukan analisa dan valuasi terus membeli saham di harga murah lalu sahamnya akan segera meluncur ke harga tinggi. Semua butuh waktu, butuh proses. Jika kita bisa mengabaikan fluktuasi sesaat dan fokus di hasil jangka panjang, mental kita akan terbiasa utk menhadapi gejolak pasar yg penuh sentimen short-term. Kuncinya adalah sabar dan konsisten (disiplin) dalam melakukan investasi sesuai dengan ajaran yg sudah kita pelajari.

Anyway, ayo kita bahas apa yg beda di porto bulan September 2016 ini πŸ™‚

Porsi saham di Porto#1. JSMR : sesuai dgn article yg sudah sy ulas, ini adalah salah satu saham fundamental kokoh yg memberikan kesempatan utk beli di harga murah, semurah apa? I don’t know, namun yg pasti saat ini sudah sangat murah dgn diskon sudah mencapai 50% dgn harga terhitung pasca maksimul dilusi dari RI yg akan diselenggarakan di bulan Nopember nanti. Di awal bulan ini saya sempat menambah posisi di JSMR di harga 4750 sehingga saat ini AVG modal saya menjadi 5013.

#2. LPCK : another super stock yg tertekan. Sesuai dgn apa yg saya ulas di article sebelumnya, saham ini memiliki prospek masa depan yg sangat cemerlang yg bisa menunjang pertumbuhan utk minimal 1 dekade kedepan. Dengan harga penutupan hari ini, LPCK sudah terdiskon 36% dari harga wajar berdasarkan EPS ttm hingga 2Q16, namun kalau dihitung dari kinerja tertingginya di 2015, maka diskon saat ini adalah mendekati 60%. Saya juga menambah posisi di LPCK di awal bulan di harga 6350, sehingga saat ini AVG MODAL saya mejadi 6266.

#3. LINK : saya akhirnya memutuskan utk masuk ke saham ini, karena memang sudah lama menjadi incaran saya. Pas di awal bulan terjadi pembalikan arah dan LINK terkoreksi lebih dari 15% dari titik tertinggi, dan saya membelinya dgn harga 4240. Umumnya saya lebih nyaman membeli dgn diskon minimal 40% utk saham small cap, namun menimbang prospek usahanya dan kinerja keuangannya, saya memutuskan utk beli dgn harga diskon +/- 21% saja tapi berkeyakinan saham ini berpotensi tumbuh minimal 15% per tahun. Artinya dalam 3 bulan kedepan, harga wajar LINK mungkin bisa mencapai +/- 5500, alias memberi diskon masa depan sebesar 30% dari harga modal saya, namun sepertinya utk tahun 2016, wajar tersebut bisa di surpass oleh kinerja aktual.

#4. MPPA : setelah berhasil melakukan strategi investasi dgn melihat gambaran besar. Saya menjadi lebih yakin dgn perbaikan kinerja saham MPPA. Terlihat di laporan keuangan Q2, bahwa kerugian MPPA sudah mengecil dari Q1 yaituΒ rugi 123M menjadi rugi 21M saja. Dan jika pola ini berlanjut, maka diharapkan dalam 1 tahun kedepan kinerja MPPA akan terus membaik dan balik ke kinerja normal, maka harga wajarnya minimal adalah sekitar +/- 2600 (EPS 82 dgn PER 32x). Jadi saya menambah posisi lagi di awal bulan di harga 1805, sehingga kini AVG MODAL saya adalah 1622.

Utk 9 saham lain, tidak terjadi transaksi apapun, ada beberapa yg menarik, dan layak di tambah namun karena keterbatasan dana, jadi saya puas dgn apa yg sudah saya beli, tinggal sabar dan tunggu mereka membuahkan hasil di masa depan nanti. Ingat, loooooooong term!

Sekian utk bulan ini, semoga anda lebih beruntung dan selamat berinvestasi!

Author: aliantochan

I'm just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it's a way of life. The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person. Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same. Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

18 thoughts on “Portfolio bulan September 2016”

  1. salam kenal ya pa dari sy, Suadi Iskandar, mungkin sy baru menemukan blog ini beberapa bulan yang lalu dan senang sekali membaca setiap artikel yng ditulis di blog ini dan mungkin seterusnya sy akan menjadi pembaca setia blog ini, karena dapat menambah wawasan tentang dunia saham, tetap semangat ya pa Alianton utk tetap menulis artikelnya, sy juga baru 3 tahun terjun dalam dunia saham…salam sukses slalu buat pa Alianton

  2. Salam kenal pak saudi. Hehehe sangat kebetulan, sy senang dgn nama anda dan agak mirip dgn nama yg sy pikirkan buat anak cowok sy yg berikut jika di beri oleh Tuhan πŸ™‚

    Anyway, thx ya sdh berkunjung ke blog sy dan membaca tulisan2 sy.

    Toh bs anda liat porto sy ya, walaupun sy terkesan byk mengetahui fundamental, namun sy juga sama seperti semua investor newbie lain, mengalami pasang surut di bursa. Namun yg nnti akan membedakan kita adalah attitude kita terhadap investasi jangka panjang.

    Kita hrs ttp semangat dan tdk terbawa emosi di saat apapun. Baik itu di wkt bullish maupun bearish. Fokus sabar dan konsisten lakukan hal yg sdh kita lakukan. Wkt yg terus berjalan nntinya akan membawa kita ke tujuan yg ingin kita capai.

    Slmt berinvestasi jangka panjang pak.

  3. Selamat malam pak alianto, saya teman lama nih.. ingat ga kalo saya bilang tiap banjir ihsg rally!

    he he he

    sekarang request ni skaligus nanya pak

    1. Kenapa portofolio bapak gak ada emiten konstruksinya?
    2. Bisa dibahas per emiten terutama perbandingan antara private kontraktor swasta (TOTL,NRCA,ACST) dengan kontraktor SOE/Karya (WIKA,ADHI, PTPP, WSKT) potensinya pak?

    thanks ya

  4. Alohhh pak Yunus, bkn ihsg rally, tp sido rally pak hahaha,,,, ms ingat koq.

    Hehehe sy akhirnya cl dr sido pak di awal tahun, lalu tukarkan ke byk saham lain, namun ga lama ini masuk kembali melihat ada perbaikan kinerja. Anda ms pegang utuh sido?

    Mengenai konstruksi. Sebetulnya ada 1 lg yg layak di perhatikan pak. IDPR yg fokus di fondasi.

    Iya pak krna konstruksi ms rada mahal jd rada malas sy analisa. Nnti klo dah murah sy ulas ya pak.

    Soe akan lbh menarik drpd private dlm segi peoyek, namun proyek adalah musiman dlm sektor ini. Sapa yg punya proyek yg byk di tangan itulah yg dpt menunjang performa masa depan. Wkst menarik dlm hal ini, namun ga murah. Wika jg sama menarik dgn penurunan harganya namun klo bs di 2000 akan lbh seru.

  5. Pak Alianto, kok ada DKFT ?
    Smelternya kan belum selesai setidaknya sampai akhir tahun 2016, sehingga penjualan dan income baru mungkin ada di 2017.
    Apakah antisipasi buat 2017 pak πŸ™‚ ?

  6. Walaupun fokus utama sy lbh ke 2 katwgori saham yg di jelaskan peyer lynch yaitu stalwarts dan fast grower, namun sy juga coba mengeksplorasi potensi di kategori lain jg pak seperti: cyclical, turnaround dan asset play. Namun slower grower paling tdk menarik. Tp itu adalah tujuan akhir… Bs memgang saham yg mampu cetak laba fantastis hingga satu saat dia ga mampu cetak laba lg dan hrs bersandar di kategori slow grower dgn dividen yg superb!

    Dkft adalah saham asset play pak. Dgn assetnya yg ada akan fantastis jika op jalan. Sy sabar menanti aj namun krna pengalaman sy yg minim jd sy ambil posisi sangat kecil seperti terlihat dr bobot komposisi modal sy di blog. Coba2 sambil belajar.

  7. Halo pak, bisa request ulasan perbandingan emiten2 di sektor kalau ada waktu? Misal property knp pilih lpck dibanding smra bsde pwon asri ctra ctrs… Saya selain lpck lebih prefer pwon karena recurring invomenya dan lagi ngincer perbaikan asri yg lagi murah.
    Trus apa bapak juga pertimbangkan PEG? Misal wskt ptpp meski terlihat mahal namun peg < 1 dan berdasar histori konstruksi proyekny baru tergenjot di semester 2 jadi y klihatan mahal semester 1.
    Kalu boleh tau, pandangan bpk saham yg ga pernah bagi dividen kayak lpck meski mungkin bs dipahami krn trus expansi. Bagi investor, yg seperti ini bs dianggap seperti tidak peduli ke investor (ipo buat cari modal trus ga ada timbal balikny sm sekali selama 20tahun di bursa)
    Terakhir, gmn pandangan buat emiten yg pemegang pengendaliny bukan prusahaan itu sendiri. Sy liat seperti mppa lppf si multipolar porsiny cm dikit. Lppf 80%public malah. Logikany kurang peduli ke kinerja karena si perusahaan sendiri bukanlah pemilik.
    Sori kalau banyak maunya hehe.
    Trims.

  8. Waduhhh pak chandra, klo diulas akan panjang haha, krna hrs menganalisa secara mengdetail setiap saham lalu tarik kesimpulan.

    Namun secara sekilas sih saya biasanya melakukan basic perbandingan saja terus yg sy beli tentunya saya lakukan analisa yg lebih mendalam, dan terus menganalisanya lagi dan lagi. satu saham dgn lbh byk kita menggali ke fundamentalnya akan makin mengenalnya nanti.

    PEG adalah ratio yg di pakai oleh Peter Lynch juga pak. Namun hati-hati, seberapa jauh kita menggunakan data utk mengukur PEG. Saham yg tumbuh secara konsisten 20% hingga 40% akan jauh menarik kebanding saham yg tumbuh secara tidak konsisten kadang bisa 100% hingga 200% namun diwaktu yg lain bisa nyusut segitu pula.

    Konstruksi sih bagus dan emang lagi masa jayanya, namun sy lbh senang dgn saham yg tidak memiliki musim yg dibutuhkan setiap saat oleh masyarakat byk, contoh: pulsa, beras, makanan dan minuman dsb. lebih bagus lagi klo saham yg blm musimnya namun performa bagus, bisa kebayang ya klo pas musimnya dtng, akan seperti apa?

    Tentang LPCK emang masalah utamanya adalah dividen, sy sendiri pun saat pubex menanyakan hal yg sama ke perusahaan, namun jawabannya sama seperti yg sudah berkali2 mereka sampaikan, utk kebutuhan ekspansi tanpa hutang, maka dividen blm ingin di berikan. Hal gini susah ngomong ya, bisa di blng bgs ya emang bgs krna ga punya utang, namun mau bilang ga pro investor, benar juga krna ga pernah dpt uang dividen dr dia.

    Saran saya sih lebih baik kita liat apa yg kita inginkan dr saham yg kita invest. Klo kejar dividen, sy mungkin masuk ke saham seperti BJBR, BJTM, AMDF dll ya krna sana yield lbh besar. Namun klo kejar capital gain, ya sy liat saham mana yg akan tumbuh fantastis itu sy pilih.

    PEG hal yg menarik sekali pak jika di ukur secara jangka lbh panjang.

  9. Oh lupa masalah hal terakhir, penjualan perusahaan oleh lippo grup. Sy pernah baca 1 article di bareksa yg ulas tentang penjuan lippo atau vc nya. Jujur mungkin sy tdk punya kapasitas utk menganalisa sejauh itu, namun ini modelnya sama dgn kebijakannya utk tidak bagi dividen atau minim dividen mungkin pak.

    Konsepnya sama dgn kita yg beli sahamnya. Jgn harapkan dia bagi dividen bsr, krna mungkin saja liat dr bbrpa kasus sblmnya, mrk akan berupaya bstkan perusahaan yg di bangun dr nol, lalu bgitu perusahaannya dah sukses dan harga sahamnya naik puluhan x lipat, mrk slowly jual. Sehingga mendapatkan capital gain. Nah klo kita incat sahamnya mungkin faktor ini bs jd pertimbangan juga. Dah cuan 10xlipat ya pikir2lah next what??? Hahaha thx pak sdh ingatin sy hal ini.

  10. Bisi juga musiman pak, agro slalu musiman. Cmn trend jagung emang lg bgs aj bbrpa thn ini. Namun semua berdasarkan harga dunia.

    Saya sih blm pernah analisa BISI, cmn setau sy agro domestic ms ga se efisien luar sana dmn tanaman jangung hingga panen luar sana bs di lakukan oleh mesin, sedangkan indo ms semi-manual.

    Apa yg bgs dr BISI pak, coba sharing fundametalnya πŸ™‚

  11. Saya liat bagusny dari intervensi pemerintah jokowi dg menetapkan harga acuan jagung. Jadi bulog akan intervensi pasar kalau harga dibawah/diatas acuan.
    Justru kalo masih kurang efisien brrt ada ruang untuk improvement. Dan rencana swasembada pangan, sy baca dimana lupa untuk stop import jagung bbrp taun lagi.

    http://daewoosekuritaspusat.blogspot.in/2016/10/bisi-international.html?m=1

    Selain itu dilihat dr fundamental jg bagus, revenue n net income tumbuh trus sejak jokowi. Bisi juga market leader benih jagung. Menurut sy jagung tak kenal musim karena ga butuh bnyk air.
    Dari public expose sy cukup suka perkembanganny untuk bbrp thn depan.

  12. Saya punya tmn di dlm CPIN, dan walaupun jagung lokal ada, namun kebutuhan tdk mencukup dan harga mahal banding import dr AS dan Brazil. Jd slama ini cpin ttp import, lokal mrk biasanya tunggu panen beras lalu borong dedak sebagai alternatif.

    Jujur klo komoditas dan hasil kebun sy ga bgitu kenal pak, namun sekilas emang kinerja BISI belakangan bgs sekali, jd bgs buat di pantau ikutin perkembangan cerita.

    Saham bgs bgitu byk, dan penilaian juga sesuai selera masing2, jd kita emang hrs PEDE utk ambil keputusan membeli saham yg kita percaya. Jgn takut salah jg, krna dr salah kita belajar. Yg penting kita jgn pertaruhkam nasib hidup mati di 1 saham, klo berhasil ga jamin pertahuran berikut kita akan selamat, namun 1xgagal, kita susah bangkit, lakukan money management yg baik lalu follow apa yg anda sdh analisa dan percaya pak.

    Goodluck dan happy investing.

Leave a Reply

Your email address will not be published.