Jasamarga (JSMR): toll road to success

Logo JSMROk, saya melihat saham JSMR belakangan jatuh cukup dalam, maka saya merasa ini kesempatan yg baik membahasnya secara fundamental. Mungkin bisa memberi sedikit view kepada para investor dalam pertimbangan apakah saham JSMR layak utk di beli.

Jika anda ingin mengerti lebih dalam tentang prospek dan sejarah JSMR, coba baca di sini, karena sudah pernah di ulas oleh teman komunitas saya, Bima Setiaji N, seorang investor muda usia 20an tapi sangat passionate dan mengerti fundamental analysis yg sangat dalam dan memiliki kepribadian yg sungguh luar biasa dan sungguh rela berbagi.

Dalam article ini, saya ingin kembali membahas (restate), mengapa saham ini sangat layak di koleksi dari segi kinerja secara overall. Jadi kita mulai lagi membahas 5 komponen sebagaimana saya menganalisa melihat gambaran besar suatu saham secara historis.

1. OVERVIEW – BIG PICTURE

Laporan Keuangan JSMR 10 Tahun - Overall

Secara Revenue, Operating Income dan Net Income, Perseroan sudah menunjukan kinerja yg sangat bagus, bertumbuh tambah tinggi setiap tahunnya, walaupun ada sedikit hambatan di laba tahun 2013 namun setelah itu, kinerja Perseroan kembali menancap ke arah yg lebih tinggi. Jadi, sekilas ini sudah tergolong saham yg berfundamental bagus, tinggal kita pelajari secara per komponen sebagus apa JSMR ini.

1. A. PROFITABILITY

Laporan Keuangan JSMR 10 Tahun - Profitability

Jika sekilas kita lihat dari margin yg dihasilkan Perseroan, sepertinya Perseroan kehilangan MOAT sehingga sejak tahun 2012 margin keuntungan jatuh cukup drastis. Contohnya Gross Margin, yg sebelumnya bisa bertahan dikisaran 60%-70% namun sejak 2012 hingga kini bertegar di kisaran 30%-40%. Sama halnya dgn Operating Margin dan Net Margin. Namun, jika kita kembali membaca laporan keuangan pada tahun 2012 contohnya, kita akan menemukan alasannya. Pada 2012 JSMR menggenjot pembangunan secara berskala besar sesuai dgn MISI dan VISI pemerintah saat itu, MP3EI. Oleh sebab itu, di tahun 2012 Pendapatan Perseroan dari segment konstruksi pun melonjak hingga mencapai 3,4T (38% dari total pendapatan).

Namun pendapatan dari segment konstruksi tidaklah menyumbang laba kepada Perseroan, karena pembangunannya adalah utk pemakaian sendiri dimana keuntungannya akan dirasakan nanti hari begitu tol sudah beroperasi. Hal tersebut terus berjalan hingga kini, dimana Perseroan terus menggenjot pembangunan/konstruksi tol baru. Jadi, jangan kaget nanti di masa depan, pendapatan JSMR tiba-tiba turus drastis begitu sudah tidak ada pembangungan/konstruksi tol baru lagi, namun laba mala meningkat. Dan itu akan membuat margin Perseroan membaik nantinya.

Sebagai contoh, jika kita keluarkan konstruksi dari kinerja tahun 2012, maka hasilnya akan seperti ini:
Pendapatan = 5,581T
Beban Kotor = 2,150T
Laba Kotor = 3,431T
Margin kotor / Gross Margin = 61,48% <— masih sama seperti sebelum-sebelumnya toh!

1. B. GROWTH

Laporan Keuangan JSMR 10 Tahun - Growth

Secara pertumbuhan, karena Revenue/pendapatan sudah tidak murni lagi, sehingga susah utk kita jadikan patokan, namun secara pertumbuhan Operating Income dan Net Income tidak terganggu gugat sehingga ini yg layak kita perhatikan utk JSMR.

Terlihat bahwa pertumbuhan laba utk 10 tahun terakhir masih diatas 15% jadi masih cukup bagus, namun secara jangka lebih pendek 3 dan 5 tahun, terlihat ada indikasi slowdown. Jadi sebetulnya JSMR jika tidak kembali berekspansi, akan menjadi sebuah saham yg kita sebut slow grower dimana pertumbuhan tahunan masa depan tidak beda jauh dari pertumbuhan PDB negara yaitu di kisaran 5% saja. Namun, sejak tahun 2012, JSMR sudah kembali giat berekspansi, maka ini bisa dijadikan acuan utk pertumbuhan baru yg akan dirasakan di beberapa tahun mendatang. Kita tinggal pantau saja kinerja Perseroan utk memastikan hal tersebut apakah benar.

1. C. CASHFLOW

Laporan Keuangan JSMR 10 Tahun - Cashflow

Terlihat sejak 2012, capital spending (Capex) Perseroan mulai meningkat dgn drastis. Ini sejalan dgn ekspansi usaha yg di lakukan oleh Perseroan. Namun Jika kita melihat kembali ke Free Cashflow, sesungguhnya tidak terlalu menarik juga. Lini usaha tol memang berat di capex, dan membutuhkan dana yg besar utk berekspansi. Namun, lini usaha ini memberikan return yg menarik utk jangka panjang. Arus kas operasi netto hampir setiap tahun dikalahkan oleh Arus kas Investasi netto, sehingga terjadi kekurangan dana yg harus di biayai oleh pinjamanan. Namun jika suatu hari nanti, Arus kas investasi sudah bisa dikurangi pengeluarannya (alias mengurangi ekspansi), maka Free cashflow akan menjadi dahsyat, namun hal ini tidak akan terlihat dalam kurun waktu dekat, tapi harus tunggu ekspansi besar-besaran yg kini dilakukan Perseroan sudah mencapai titik puncak dan mulai meredup maka hasil dari investasi tol-tol yg sudah dibangun ini nanti kana membuah kan hasil seperti yg kita liat dari laba dan arus kas operasi yg disajikan atas.

Jadi dari gambar atas, kita juga bisa simpulkan sesungguhnya, JSMR akan terbebani jika setiap tahunnya harus membagikan dividen yg besar. Namun karena JSMR adalah perusahaan BUMN dimana pemerintah setiap tahun ingin menarik dana dari dia supaya utk menopang pembiayaan APBN, maka tidak mustahil jika JSMR pun setiap tahun terpaksa membagikan dividen. Either way, selagi kesehatan keuangan Perseroan memungkinkan, maka semua tidak masalah. Mari kita cek seberapa sehat keuangan Perseroan dgn ekspansi yg begitu masif dalam beberapa tahun terakhir.

1.D. FINANCIAL HEALTH

Laporan Keuangan JSMR 10 Tahun - Health

Secara jangka pendek (dalam 1 tahun), kesehatan keuangan Perseroan sedikit memprihatinkan. Baik dari segi Current Ratio maupun Quick Ratio, memberikan hasil yg sama, yaitu 0,48x dan 0,45x di tahun 2015. Kabar baiknya adalah, Jika dilihat dari trend sebelum ekspansi besar-besaran di tahun 2012, sebetulnya kesehatan keuangan Perseroan tergolong cukup bagus. Namun karena kebutuhan modal yg besar utk berekspansi maka sejak tahun 2012, resiko kesehatan keuangan Perseroan pun mulai meningkat. Jadi, ini bisa kita pakai sebagai gambaran kedepannya, dimana jika ekspansi besar-besaran sudah kelar, maka cenderung kesehatan keuangan Perseroan bisa kembali normal lagi seperti yg sudah sudah. Namun, saat ini secara jangka pendek cukup mendesak, karena banyak beban yg harus selesaikan, dan itu juga mengapa Perseroan giat melakukan refinancing baik itu pinjaman bank maupun penerbitan obligasi dan PMN.

Secara jangka panjang (lebih dari 1 tahun), Financial leverage menceritakan hal yg sedikit berbeda. Walaupun utang Perseroan terus meningkat hingga kini sudah mencapai 1,52x (3,52x dikurang 2x) di tahun 2015 dari tota utang namun angka ini tidaklah terlalu besar, menimbang cashflow operasi Perseroan yg cenderung stabil dan terus meningkat. Lalu jika kita melihat total beban utang berbasis bunga banding ekuitas, hanya 1,15x di tahun 2015. Ini juga tidak terlalu besar sesungguhnya.

Jadi kesimpulannya, resiko keuangan tetap ada, namun jika Perseroan bisa terus mencetak laba yg memuaskan dan cashflow operasi yg memuaskan, toh, utk refinancing sesungguhnya bukan menjadi masalah.

1.E. CASH CONVERSION CYCLE
Karena semua transaksi pendapatan Perseroan adalah dalam bentuk tunai, dan tidak memiliki Persediaan, maka sudah bisa di pastikan bahwa putaran uang Perseroan lancar. Ini mirip sekali dgn pola perputaran uang supermarket dan minimarket. Yg masuk selalu dalam bentuk tunai, sedangkan yg keluar dalam bentuk utang tempo. Dan lebih bagus lagi, Perseroan tidak memiliki Persediaan seperti para retail.

2. FOLLOW THE STORY

Laporan Keuangan JSMR 5 Kuartal Terkini

Ini adalah salah satu cara saya mengukur kinerja Perseroan secara gambaran kecil. Jika yg 5 komponen atas sudah kita bahas melihat kinerja 5-10 tahun terakhir, maka yg bagian ini kita menggali lebih dalam utk melihat kinerjanya hanya selama 5 kuartal terakhir utk menentukan trend FUNDAMENTAL Perseroan.

Caranya sama, kita selalu mulai dari Revenue lalu turun ke Operating income dan selesai dgn Net income dan EPS.

Seperti sudah kita ketahui, disini Revenue tidak bisa kita jadikan patokan karena segment konstruksi yg tidak menopang laba. Jadi utk JSMR, kita abaikan saja, kecuali kita ingin membedahnya lebih specific dgn mengeluarkan pendapatan bagian konstruksi.

Secara Operating income terlihat sangat fantastis. dari 2Q15 di 794M terus meingkat di tahun 2016. Dgn gambaran ini kita sudah bisa membayangkan, bahwa Operating income Perseroan di tahun 2016 akan jauh diatas 2015.

Secara Net income terlihat sama. dari 2Q15 di 293M terus meningkat hingga 517M di 2Q16, dan ini juga sudah memberi kita bayangan tanpa harus hitung persisnya, tapi tahun 2016, laba bersih Perseroan akan jauh masif dibanding sama tahun 2015 silam.

Sebetulnya masih banyak yg bisa kita lakukan sebagai langkah utk follow the story. Kita bisa kembali baca Annual report dan Pubex yg di paparka Perseroan sebelumnya, lalu secara specific mengikuti perkembangan berita tentang hal tersebut, supaya bisa mengukur pencapainnya. Namun saya tidak akan mengulas lebih panjang, karena teman saya yg baik hati sudah mengulasnya sebelumnya dgn sangat detail dan lengkap.

Valuasi JSMR3. VALUASI
Sesuai dgn valuasi saya, saham JSMR saat ini menawarkan MOS yg sangat menarik yaitu 60% diskon ke harga wajar. Jarang kita bisa mendapatkan sebuah saham yg merupakan market leader dan kinerjanya sudah teruji dan berfundamental solid memberikan diskon sebesar ini, umumnya 20% sudah sangat bagus. Namun, kenyataannya ada. Terlepas dari spekulasi alasannya apa saham ini turun drastis, saya sendiri sangat percaya ini adalah kesempatan yg baik utk koleksi.

Saya sudah bahkan belinya jauh lebih awal di atas 5000. Hingga kini AVG modal saya pun masih di harga Rp5,013 dan sudah menjadi saham penempatan porsi terbesar di porto yaitu 15% dari total modal.

INFO TAMBAHAN MENGENAI RIGHT ISSUE JSMR

Right Issue JSMR

Sesuai dgn kutipan dari situs IDX tentang “Keterbukaan Informasi Yang Perlu Diketahui Publik [JSMR]“, maka disebutkan total maximum lembaran saham baru yg akan diterbitkan (bagian A), lalu juga disebutkan jika RI tidak kita manfaatin nanti, maka maksimum dilusi atas hak kita adalah 6,74% (bagian C). Dalam kata lain, jika wajar saham JSMR adalah Rp 7,415, maka setelah RI, wajar JSMR akan mejadi Rp6,915. Artinya, saat ini JSMR masih memberi diskon ke harga wajar lebih kurang 50%, masih sangat menarik.

Walaupun secara hitungan kasar, harga RI JSMR akan berada di kisaran Rp3,600 namun yg harus kita sadar adalah porsinya hanya sekitar 6,74% alias lebih kurang 15 saham banding 1. Artinya Jika anda saat ini membeli 15 lot saham JSMR dgn harga 4630 (Rp6,945,000) anda nanti akan berhak utk menebus 1lot saham JSMR di harga 3,600 (Rp 360,000), sehingga modal AVG anda akan menjadi:
(Rp 6,945,000 + Rp 360,000) / 16 lot saham = Rp 4,565 / saham. (hanya selisih 1,4% saja). Jadi jika ada yg berasumpsi bahwa RI JSMR di harga 3,600 maka saham JSMR akan menuju ke harga 3,600 mungkin sedikit keliru. Namun namanya shortterm, apapun bisa terjadi, jika itu benar terjadi, mungkin saya harus mencari dana / menjual sebagian saham lain saya utk menaikan porsi JSMR minimal 30% dari porto.

Well sekian ulasan saya tentang JSMR. Semoga article ini membantu memberikan sedikit banyak gambaran tentang fundamental JSMR dan membantu anda dalam pertimbangan apakah layak di koleksi.

Selamat berinvestasi!

Author: aliantochan

I'm just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it's a way of life. The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person. Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same. Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

10 thoughts on “Jasamarga (JSMR): toll road to success”

  1. Menarik sekali pembahasannya dalam. Kira2 sampai taun brp y kondisinya bisa balik seperti sebelum th 2012. Saya coba entry di 4000an kalau sempat nyentuh atau tunggu right issue selesai. Oiya baru sadar bapak ngg punya porto saham2 konstruksi sm sekali seperti wskt wton wika ptpp adhi, apakah ada pertimbangan tertentu? Bentar lg jg ipo wsbp, sepertinya bakal euforia.

  2. Yg sy tau 2018-2019 bbrpa tol yg akan mulai operasi, kemungkinan panjang tol yg tdnya 500an km menjadi 1000an km. Jadi hrsnya thn 2019-2020 akan mulai terasa pendapatan2 baru.

    Sy tdk mengajak namun buat berenung ya, jika anda yakin dgn 1 saham dan saham tersebut sudah di jual dgn sangat murah, dan anda rencana utk hold lama, .aka cykup tdk ada arti yg namanya selisih harga 2℅-10℅. Jgn krna demi persentase kecil, mala kehilangan kesempatan emas. Namun itu balik lg ke strategi dan analisa masing2 pak chandra.

    Iya terakhir sy cl di nrca drsitu blm ada saham konstruksi lg. Masalahnya walau kinerja pada bgs, namun harga juga sangat premium, hingga kini pun wskt stlh raih hasil yg superb, PER pun ms di 25x klo ga salah.

    Dan kebetulan byk saham laun yg lbh murah dan sy liat menarik utk beli, jd sy blm kepikiran beli konstruksi.

    Klo saham ipo sy tdk lg tertarik. Resiko rugi fa sebanding resiko untung.

  3. Iya Pak Heru. Salah 1 tantangan berat kita emang memberanikan diri utk membeli saham bgs saat murah. Krna saat itu semua berita slalu berlawanan arah sehingga penilaian kita jd kabut.

  4. setuju dengan analisa anda, bagaimana JSMR berekspansi telah terlihat nyata di berbagai daerah dan menunjukkan progres yang bagus. saya juga mempunyai keyakinan bahwa 1-2 tahun lagi proyek-proyek JSMR sudah bisa membuahkan hasil. semakin besar kesabaran kita semoga akan semakin besar pula hasilnya. Untuk masalah RI saya melihat sebagai kesempatan untuk menambah porsi, bukankan RI sesungguhnya akan memperkuat struktur permodalan JSMR, maka saya melihat RI justru sebagai peluang.Kalo nanti memang ditetapkan RI di 3.600 predikasi saya gak sampe harga itu mungkin hanya mendekati saja. salam investasi

  5. Benar pak, saya memiliki optimisme yg tinggi atas jsmr. Selain prospek yg bgs juga model bisnisnya yg tdk rumit, recurring sekaligus tunai.

    Ada juga kabar kedepannya akunting utk penyusutan infra akan disusun sesuai tingkat growth, sehingga akan memberikan laba yg jauh stabil. Namun itu hanya permainan angka supaya fluktuasi kinerja tdk terlalu drastis. Terlepas dr itu, kinerja jsmr ttp superb!

    Investasi emang butuh kesabaran, setiap saham yg bgs saat turun emang memberi byk kerugiaan dan pertanyaan, namun kadang bkn apa yg salah dgn perusahaannya namun apa yg salah dgn kita, yaitu para investor?

    Slmt kenal pak, koq ga di lanjutin blognya?

    1. terima kasih pak alianto atas jawaban bapak sebelumnya

      berdasarkan mean PE JSMR 3 tahun terakhir berada di PE 28. menurut bapak apa JSMR layak dihargai PE 28? seberapa menarik JSMR sehingga layak dihargai PE 28?

      JSMR merupakan perusahaan yang menarik karena memiliki recurring revenue dan menghasilkan cash yang besar. tapi bukan berarti kinerjanya terus meningkat. tahun 2013 laba sempat turun 40%, tahun 2014 revenue sempat turun 10%. dari sisi imbal hasil (RoA, RoE) juga tergolong kecil.

      jika dibandingkan dengan saham2 bluechip lainnya (misal) ICBP, LPPF. dalam 5 tahun terakhir revenue dan laba meraka terus meningkat. imbal hasil (RoA & RoE) juga lebih besar dari JSMR. padahal mean PE meraka
      dalam 3 tahun terakhir hampir sama dengan JSMR.

      kembali ke pertanyaan semula, apakah JSMR layak dihargai PE 28? atau harga sekarang (PE 15) merupakan mean PE yang sebenarnya?

      kalo pak alianto investasi untuk 5 tahun kedepan, dari tiga saham diatas (JSMR,ICBP,LPPF) jika PE sama-sama 28, saham mana yang menjadi prioritas pertama dan mana yang menjadi prioritas terakhir?

      thx pak atas waktunya

    2. Pak, ini jawaban saya, namun sebetulnya lbh penting lagi saya harus tanya apakah bpk sdh ada kepentingan di JSMR atau blm. Jika sudah, hrsnya pertanyaan dibawah di ajukan sblm bpk membeli sahamnya sehingga apapun yg terjadi terhadap harga saham JSMR, tidak akan memberikan efek panik.

      Jika bpk blm beli, ada baiknya pertanyaan2 ini di jwb dgn melakukan riset dan analisa sehingga bpk bs mengerti sendiri mengapa mau beli saham JSMR atau jika ragu, masih byk pilihan lain, yg penting adalah rasa nyaman dlm investasi, jgn pernah merasa terpaksa dlm investasi.

      Ok mari kita jwb semua pertanyaan bpk.

      >>berdasarkan mean PE JSMR 3 tahun terakhir berada di PE 28. menurut
      bapak apa JSMR layak dihargai PE 28?seberapa menarik JSMR sehingga
      layak dihargai PE 28?

      Jawaban: layak. Krna business JSMR adalah oligopoli sehingga tdk terjadi persaingan. Tdk akan ada kalanya kita melihat 2 tol di jalan yg sama yg saling merebut pengguna jln tol. Klo konstruksi saja bs di hargai PER 20-40x dgn setiap thnnya hrs trus mencari proyek baru utk menunjang growth dan laba, dan npm hanya sebesar 4-8℅ top dan operating cashflow yg sangat lambat kecuali WIKA sedikit lbh baik dlm cashflow banding tmn2 lain.

      >>tahun 2013 laba sempat turun 40%, tahun
      2014 revenue sempat turun 10%. dari sisi imbal hasil (RoA, RoE) juga
      tergolong kecil.

      Jawaban: itulah pentingnya pak kita mempelajari laporan keuangan sehingga kita mengerti apa yg sudah terjadi. Thn 2012 JSMR menjual kepemilikannya di CMPN sehingga meraup laba klo ga salah +/- 200M dan juga menjual treasury stock dgn nilai +/- 200M juga, namun laba ini bkn recuring sehingga tdk terjadi kembali di 2013, jd wajar jika laba 2013 jauh dibawah 2012.

      Terus mengenai pendapatan yg turun, sejak 2012 pun JSMR mulai berekspansi lg membangun tol-tol baru sesuai dgn visi dan misi pemerintah utk mempercepat pembanganan infra sehingga revenue pun mulai fluktuatif sejak itu. Namun yg hrs kita perhatikan dr LK adalah revenue konstruksi tdklah berarti krna tdk menyumbang laba, hanya revenue dr pengelolaan tol yg truly memberikan laba dan secara revenue pengelolaan tol sesungguhnya terus naik dr tahun ke tahun, dan itulah mengapa dlm analisa sy, sy selalu keluarkan porsi konstruksi.

      Mengenai roe/roa yg kecil, ya itu memang karakteristik bisnis model infra dmn capital sangat bsr namun laba kurang proposional namun konsisten utk jangka panjang.

      >>jika dibandingkan dengan saham2 bluechip lainnya (misal) ICBP, LPPF.
      dalam 5 tahun terakhir revenue dan laba meraka terus meningkat. imbal
      hasil (RoA & RoE) juga lebih besar dari JSMR. padahal mean PE meraka
      dalam 3 tahun terakhir hampir sama dengan JSMR.

      Jawaban: benar sekali pak. Namun kembali ke model bisnis masing-masing. Kurang adil menurut saya kita banding perusahaan yg memiliki regulasi yg beda dgn sektor yg beda. LPPF terutama. Dia paling ringan dlm capex. Hanya butuh 30-40m utk membuka sebuah toko yg bs menghasilkan laba 10-20M/thn, alias dlm 2thn, 1 toko bisa balik modal, trus 65℅ barangnya adalah konsinyasi tdk membutuhkan uang belanja yg bsr utk stock barang. Jd ya kita hrs mengerti karakteristik setiap perusahaan yg kita invest, dan again, apa yg nyaman, disitulah hrsnya kita konsentrasi jgn paksa diri 🙂

      >> kembali ke pertanyaan semula, apakah JSMR layak dihargai PE 28? atau
      harga sekarang (PE 15) merupakan mean PE yang sebenarnya?

      Jawaban: apakah bpk tau byk dr utang JSMR yg akan jatuh tempo dr 2016-2018 dgn bunga ms di 15℅? Nah utang2 ini nanti akan di refinance, pertanyaannya, apakah JSMR ttp akan mendapatkan fasilitas dgn bunga 15℅ lagi? Atau dgn inflasi dibawah 4℅ dan bi rate di bawah 5℅ saat ini, akan ada kebijakan baru? Jika bunga menjadi 10℅ saja, maka beban bunga JSMR sudah turun 1/3 dr saat ini loh.

      >>kalo pak alianto investasi untuk 5 tahun kedepan, dari tiga saham
      diatas (JSMR,ICBP,LPPF) jika PE sama-sama 28, saham mana yang menjadi
      prioritas pertama dan mana yang menjadi prioritas terakhir?

      Jawaban: JSMR prioritas terakhir. Krna dgn per 28 sy kira itu sdh sangat fair dan uda saatnya utk jual beda klo ICBP yg karakteristiknya fmcg yg akan slalu mahal dan mass production sehingga tdk heran klo suatu saat dia akan di hargai per > 40x.

      Kira2 itu jwbn saya, smoga bermanfaat. Koq saya merasa seperti corsec jsmr aj nihhh???

      Thanks,

      Alianto

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published.