SMSM: Target, sku dan kinerja Selamat Sempurna (14/09/2016)

Dear Bp Ali,

Terima kasih atas kepercayaannya menjadi salah satu investor saham Perseroan.

Terkait dengan pertanyaan Bapak dibawah ini, dapat kami sampaikan sebagai berikut :

· Saya melihat kinerja Perseroan sangat bagus sepanjang masa yg bisa saya ingat. Dengan sangat konsisten perusahaan selalu mencetak growth positif.

Tanggapan :
Perseroan dan Manajemen Perseroan belajar dari Global Player (salah satunya Clarcor, Donaldson, listed company di NYSE).. bagaimana para Global Player ini memanage Perusahaan dengan memiliki berbagai consecutive growth mulai dari Sales, Net Income, Dividend Payment Growth (Absolute Amount). Kami juga berterima kasih atas kepercayaan Pemegang Saham dan Stakeholder lain yang selalu membeikan masukan bagi Perseroan.

· Namun kinerja tahun 2016 terlihat sedikit melambat, apakah ibu bisa memberikan sedikit ulasan tentang target yg ingin dicapai perseroan utk tahun ini, baik secara topline maupun bottomline.

Tanggapan :
Saya coba memulai penjelasan dengan kinerja Perseroan sampai dengan semester 1 tahun 2016 ;

Penjualan neto konsolidasi Perseroan pada semester 1 2016 adalah sebesar Rp 1,34 triliun, atau mengalami peningkatan sebesar Rp 49,2 milyar atau sekitar 4% dibandingkan dengan semester 1 2015, yang tercatat sebesar Rp 1,29 triliun.

Secara umum dapat dijelaskan bahwa penjualan ekspor konsolidasi Perseroan mengalami sedikit koreksi yaitu penurunan sebesar 3% menjadi Rp 865 milyar pada semester 1 tahun 2016 dibandingkan dengan semester 1 2015 yang tercatat sebesar Rp 895 Milyar.

Namun demikian pada penyajian Laporan Keuangan, penurunan penjualan ekspor terlihat lebih tinggi yaitu 10,8% hal ini karena sesuai dengan metode akuntansi penjualan ekspor Perseroan ke entitas anak (Bradke) yaitu ke negara Malaysia dan Australia harus dieliminasi. Adapun nilai Penjualan Ekspor Perseroan ke Bradke yaitu sebesar 67 Milyar.

Selain itu dapat kami sampaikan di semester 1 2016, ada sedikit kendala di line produksi Perseroan dimana menyebabkan delay pengiriman ke export dan local. Namun hal ini sudah bisa teratasi memasuki bulan Juli 2016.

Selanjutnya mengenai Target Perseroan untuk tahun 2016,

Secara konsisten manajemen memiliki target untuk bertumbuh sekitar 15% per tahun atau growing double in every 5 year. Namun demikian bila diperhatikan selama 2-3 tahun terakhir pertumbuhan topline cenderung single digit hal ini selain karena kondisi pasar yang masih dalam cukup menantang, juga dikarenakan Manajemen memilih untuk growing parallel antara TopLine dan BottomLine.

Untuk meningkatkan TopLine secara drastis bisa saja dilakukan à just drop your price, just sacrifice your margin … namun hal ini tidak ingin dilakukan oleh Manajemen karena pada akhirnya yang dipertanggungjawabkan Manajemen ke Pemegang Saham adalah BottomLine.

Karena itulah bila Bapak perhatikan Bottomline Perseroan berjalan seiring dengan peningkatan TopLine (bahkan secara yearly .. pertumbuhan BottomLine lebih baik dari TopLine).

Selanjutnya bila Bapak perhatikan secara historical, maka biasanya semester ke-dua akan lebih baik dibandingkan semester 1.

· Apakah ada produk baru atau pasar baru yg ingin perseroan kejar di tahun 2016 utk menigkatkan pendapatan?

Tanggapan :
Perseroan akan selalu mencari pasar baru namun yang terutama bukan saja pasar baru namun lebih ke bagaimana Perseroan bisa mengeksplorasi dan memperdalam penetrasi produk Perseroan pada pasar yang sudah ada saat (menjadi negara tujuan export). Mengingat customer dan/atau distributor produk Perseroan bukan pihak yang berelasi dengan Perseroan sehingga mendapatkan/memperoleh distributor yang baik adalah hal utama bagi Perseroan.

· Apakah ada aksi korporasi yg akan membawa perseroan kembali ke jalur fast growth dalam beberapa tahun kedepan, mengingat dlm 3thn terakhir kinerja perseroan sedikit melambat jika di bandingkan dgn growth sebelum-sebelumnya?

Tanggapan :
Aksi korporasi Perseroan (bilamana ada) akan dilakukan dengan sangat conservative karena bagi Manajemen aksi korporasi yang dilakukan harus memberikan benefit bagi Perseroan dan bagi para Investor/Pemegang Saham. Dalam hal ini, aksi korporasi tidak hanya memberikan growth pada Topline tetapi juga pada Bottomline …

Seperti yang saya sampaikan diatas.. Untuk meningkatkan TopLine secara drastis bisa saja dilakukan à more acquisition or just drop your price or just sacrifice your margin … namun hal ini tidak ingin dilakukan oleh Manajemen karena pada akhirnya yang dipertanggungjawabkan Manajemen ke Pemegang Saham adalah BottomLine.

Demikian yang dapat kami sampaikan.

Regards,

Lidiana Widjojo | Corporate Secretary
PT Selamat Sempurna Tbk [members of ADR Group]
Phone:+62-21-6610033 ext 327 | Fax: +62-21-6618438
Lidiana.widjojo@adr-group.com | www.smsm.co.id