ROTI: Prospek usaha dan laporan kinerja Sari Roti (updated 21 Mar 17)

Logo Sari RotiDear Pak Alianto,

Perkenalkan saya Cherie, Investor Relations PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.
Mewakilkan Pak Alex Chin, tertera jawaban kami dibawah untuk pertanyaan bapak berwarna biru.

SEGMENT 1: PROSPEK USAHA:

Secara statistik kasar, jumlah penduduk Indonesia adalah 250jt jiwa, 50% tinggal di kota, lalu dengan asumsi 1 rumah tinggal 6 orang, maka bisa kita simpulkan, Jumlah keluarga kota adalah 21jt. Sari Roti memproduksi 2jt potong roti per hari, artinya, pangsa pasar Sari Roti baru mencapai 10%. (Hehe setelah cek, rupanya 4,2jt duhhh)

Jika dilihat dari data riset industri tahun 2014, total market industri adalah 23T, dengan penjualan bersih Sari Roti di 2016 yang mencapai 2,5T, berarti angkanya lebih kurang sama dikisaran 10% total market share.

  1. Dengan utilisasi kapasitas produksi yang baru mencapai 50%-55% dan market share nasional sebesar 10%, apa pandangan management atas potensi iniĀ (mohon bisa di jawab dengan lebih detail)dan bagaimana Perseroan bisa secara konsisten meningkatkan penjualan sebesar 20% per tahun untuk 5 tahun mendatang?

Potensi perusahaan sendiri untuk berkembang masih sangatlah besar mengingat konsumsi roti di Indonesia yang masih jauh dari maksimal. Kami terus berusaha mendorong penjualan dan berekspansi ke area-area yang belum kami masuki (terutama daerah-daerah pelosok dan terpencil) baik melalui GT dan MT. Inovasi juga terus kami lakukan melalui produk-produk baru untuk memenuhi permintaan pasar. Selain itu, Perseroan juga akan terus berekspansi dengan membangun pabrik-pabrik baru untuk memenuhi permintaan pasar baik untuk pasar GT maupun MT.

  1. Apa yang menjadi hambatan Perseroan dalam ekspansi ke Indonesia bagian Timur seperti Kalimantan dan Papua?

Jaringan distribusi yang belum berkembang maksimal seperti kota-kota besar (contoh: Jakarta, Surabaya, Medan, etc). Selama ini produk Sari Roti tetap bisa ditemukan di daerah tersebut walaupun belum maksimal. Ke depannya daerah-daerah ini memang menjadi target kami untuk terus dikembangkan lebih jauh karena potensi market yang sangat besar. Hal ini adalah pr bagi kami untuk terus mengembangkan jaringan distribusi kami ke seluruh Indonesia.

  1. Apa yang menjadi tantangan terbesar di tahun 2017 berdasarkan pencapaian sementara di Q1?

Tantangan kami adalah untuk terus mempertahankan dan menjaga eskpektasi dari para konsumen terhadap merek dan produk Sari Roti. Di bulan Maret ini, Perseroan sudah memulai aktivasi kampanye marketing setelah 2 bulan petama di tahun ini Perseroan low profile.

Kita tahu, Filipina adalah pasar yang sangat mirip dengan lokal, dan negara ke 2 terbesar secara jumlah penduduk setelah Indonesia di ASEAN sehingga banyak perusahaan lokal yang menjadikan Filipina sebagai tujuan ekspansi regional yang paling utama.

  1. Mohon bisa ceritakan sedikit outlook tentang potensi pasar, persaingan dan kinerja yang bisa di capai dalam 1-2 tahun kedepan khusus untuk pasar Filipina.

Potensi pasar Filipina masih sangatlah besar, dilihat dari jumlah penduduk yang mencapai 100 juta jiwa. Demografis Filipina sendiri sangat mirip dengan Indonesia; populasi yang muda (60% dibawah 30 tahun), pendapatan per kapita yg mirip, dan gaya hidup yang condong ke arah praktis, cepat dan nyaman.
Industri roti di Filipina lebih banyak diisi oleh pemain-pemain dengan skala kecil dengan market share yang fragmented. Di pasar Filipina, kami mempunyai factor unik yang membedakan kami dari para pemain lainnya; yaitu proses produksi yang menggunakan teknologi Jepang.

SEGMEN 2: LAPORAN KINERJA 2016

  1. Apa kendala pabrik Bekasi sehingga mengalami rugi 23,5M?

Pabrik Bekasi mencakup biaya overhead dari Head Office yang dimana biaya ini tidak terjadi di pabrik lainnya.

  1. Laba dan marjin laba dari pabrik Pasuruan, Semarang dan Medan juga mengalami pertumbuhan yang tipis hingga pertumbuhan negatif, mohon bisa dijelaskan faktor penyebabnya?

Pabrik Pasuruan, Semarang dan Medan adalah 3 pabrik Perseroan yang mempunyai laba paling tertinggi dibandingkan pabrik lainnya (hal ini bisa dilihat dari laporan keuangan). Jika kami lihat, pertumbuhan juga masih bagus dan positif.

Dari LK 2016:

– Retur penjualan meningkat 39% vs 2015 (13,7% dari penjualan kotor)

– Persediaan kadaluarsa/cacat meningkat 48% vs 2015

– Perbaikan dan pemeliharaan pabrik meningkat 48% vs 2015

– Upah langsung dan gaji karyawan meningkat 29%-33% vs 2015

  1. Mohon bisa memberikan keterangan tambahan atas lonjakan retur penjualan dan persediaan kadaluarsa/cacat yang tinggi ini?

Kenaikan di retur penjualan dikarenakan isu yang terjadi di bulan December 2016. Di tahun 2017 ini, Perseroan telah mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.

  1. Maintenance terhadap pabrik/mesin naik cukup tinggi, bolehkan diberi keterangan lebih detail tentang pos ini?

Di tahun 2015, kami beroperasi dengan 9 pabrik (dikarenakan 1 pabrik sedang renovasi sepanjang 2015) dan di tahun 2016, kami mulai beroperasi lagi dengan 10 pabrik yang mengakibatkan kenaikan di biaya maintenance.

  1. Kenaikan upah dan gaji yang sangat tinggi di tahun 2016, apakah tuntutan kenaikan gaji dari buruh dan karyawan akan sama di tahun 2017? Apa upaya Perseroan untuk menjaga keharmonisan antara Perseroan dan para pekerja/karyawan sehingga tidak mempengaruhi produktivitas dan loyalitas?

Kami mengikuti peraturan pemerintah Indonesia untuk kenaikan gaji buruh (dimana di tahun 2017 sekitar 8.5%). Kami juga membentuk serikat pekerja untuk memelihara keharmonisan hubungan antara Perseroan dan karyawan. Di tahun ini, biaya Gaji sebagai persentase dari Penjualan Neto akan turun ke level normal seperti tahun-tahun sebelumnya.

  1. Apakah Perseroan memiliki strategi untuk memperbaiki marjin laba di tahun 2017?

Kami terus mendorong penjualan baik di Modern Trade dan General Trade melalui promosi kepada konsumen, iklan, incentive dan kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung performance dari Perseroan. Kami juga selalu berusaha untuk mencapai tingkat efisiensi yang lebih baik tiap tahunnya agar dapat terus memberikan yang terbaik untuk pemegang saham kami.

Mohon maklum jika pertanyaan saya kebanyak, namun akan sangat membantu jika bpk bisa memberikan jawaban yang detail sehingga bisa menjadi bahan tambahan saya dalam analisa prospek dan kinerja Perseroan.

Kami dari Sari Roti juga mengucapkan terima kasih atas dukungan bapak sebagai pemegang saham kami, kami terus berusaha untuk dapat memberikan hasil yang terbaik untuk para pemegang saham.

Semoga menjawab pertanyaan bapak.

Regards,
Cherie.

Followup email hari berikutnya:

Dear Pak Alianto,

Tertera jawaban kami dibawah berwarna merah.
Semoga sudah menjawab dan bisa membantu bapak.

Terima kasih.

Regards,
Cherie.

Dear Bu Cherie,

Salam kenal dan terima kasih atas waktu yang ibu berikan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya sebelumnya.

Berikut adalah tanggapan saya atas responses yang ibu berikan, semoga ibu ada waktu lebih untuk kembali menanggapi balasan saya dibawah ini:

Potensi perusahaan sendiri untuk berkembang masih sangatlah besar mengingat konsumsi roti di Indonesia yang masih jauh dari maksimal. Kami terus berusaha mendorong penjualan dan berekspansi ke area-area yang belum kami masuki (terutama daerah-daerah pelosok dan terpencil) baik melalui GT dan MT. Inovasi juga terus kami lakukan melalui produk-produk baru untuk memenuhi permintaan pasar. Selain itu, Perseroan juga akan terus berekspansi dengan membangun pabrik-pabrik baru untuk memenuhi permintaan pasar baik untuk pasar GT maupun MT.

Bisakah ibu memberikan penjelasan detail tentang R&D yang dilakukan Perseroan dalam mendukung inovasi produk dan memperkuat bisnis?

Kami terus memperkuat team R&D kami dan mempelajari teknologi-teknologi baru yang bisa diadopsi.

Apakah kontribusi pendapatan dari segmen produk akan tetap sama contoh 5 tahun kedepan, yaitu di dominasi oleh penjualan roti tawar dan roti manis atau akan ada shifting / penambahan segmen baru yang akan berdominan?

Kami belum melihat akan adanya shifting drastis untuk market demand di Indonesia untuk beberapa waktu ke depan.

Apa kemudahan serta tantangan dari masing-masing pasar: GT dan MT yang di hadapi Perseroan dalam penetrasi pasar?

Pertumbuhan di MT sangat pesat (contoh: Indomaret & Alfamart bisa membuka sekitar 3,000 toko per tahunnya) dan secara otomatis pihak MT pasti meminta produk kita untuk dijual di outlet-outlet tersebut. Tantangannya adalah untuk Perseroan untuk me-maintain dan menjaga supaya produk yang dialokasikan di tiap outlet sudah sesuai dengan demand di area tersebut untuk menghindari return yang tinggi.

Untuk GT, walaupun cukup mudah untuk mendapat agen/distributor yang mau menjual produk kami, menjadi tantangan tersendiri bagi Perseroan untuk memilih agen/distributor yang sesuai dengan kriteria perusahaan dan Perseroan juga harus menjaga dan mempertahankan kualitas/mutu dari para agen/distributor supaya nantinya tidak merugikan baik konsumen maupun Perseroan.

Tantangan kami adalah untuk terus mempertahankan dan menjaga eskpektasi dari para konsumen terhadap merek dan produk Sari Roti. Di bulan Maret ini, Perseroan sudah memulai aktivasi kampanye marketing setelah 2 bulan petama di tahun ini PerseroanĀ low profile.

Tema annual report 2015 sangat menarik, “ROTINYA INDONESIA”. Sesuai dengan visi Perseroan, yaitu tumbuh dan mempertahankan posisi Perseroan sebagai perusahaan roti terbesar di Indonesia.

Adakah 1 pesaing dari Sari Roti saat ini yang menurut Perseroan layak di perhatikan strategi mereka, apa keunggulan mereka?

Persaingan di industri roti semakin ketat dari tahun ke tahun, tetapi sampai dengan sekarang kami melihat belum ada pesaing yang mampu menyaingi dengan skala yang sama seperti Sari Roti. Akan tetapi bukan berarti ini menjadi alasan kami untuk lengah. Semua pemain roti di pasar tetap kami pantau dan pelajari sebagai masukan ke dalam strategi Perseroan.
Kami sendiri melihat semakin banyaknya kompetitor di bisnis roti adalah sesuatu yang positif, yang menandakan bahwa industri roti di Indonesia sedang sangat berkembang sehingga semua orang tertarik untuk masuk.

Industri roti di Filipina lebih banyak diisi oleh pemain-pemain dengan skala kecil dengan market share yang fragmented. Di pasar Filipina, kami mempunyai factor unik yang membedakan kami dari para pemain lainnya; yaitu proses produksi yang menggunakan teknologi Jepang.

Kutib dari berita: Menilik pangsa pasar roti di Filipina, lima korporasi yang menjadi penguasa pasar adalah Gardenia Philippines Inc. 11,3%, Goldilocks Bake Shop Inc. 10,1%, MLM Food 4,9%, Regents Food Corp 3,1%, dan Big E Food Products 2,8%. Adapun mayoritas atau 47,1% disuplai oleh perusahaan roti rumahan (artisanal bakery).

Berdasarkan riset Euromonitor, Gardenia Philippines Inc. merupakan produsen roti kemasan terbesar di Filipina dengan market share sebesar 60% di Metro Manila. Sementara itu, Goldilocks Bake Shop Inc. memiliki lebih dari 400 toko yang tersebar di Filipina.

Apa pandangan ibu terhadap riset yang di lakukan Euromonitor ini?

Kami optimis melihat dari hasil riset ini dan juga market study kami langsung di Filipina, bahwa kami bisa masuk ke pasar Filipina dan menjadi salah satu pemain dengan pangsa pasar yang signifikan karena tidak adanya pemain yang mendominasi pangsa pasar, berbeda hal nya dengan Sari Roti di Indonesia yang menguasai pangsa pasar sebesar 90%.Sebagai informasi, Goldilocks memproduksi produk-produk yang lebih ke arah desserts dan kue berbeda dengan Gardenia yang memproduksi barang roti.

Pabrik Bekasi mencakup biaya overhead dari Head Office yang dimana biaya ini tidak terjadi di pabrik lainnya.

Bu, apa kah punya data overhead head office yang bisa dipisahkan sehingga bisa melihat performa Pabrik Bekasi seperti Pabrik-Pabrik lain, jika tidak, apakah secara brief Pabrik Bekasi masih menguntungkan?

Mohon maaf pak, untuk hal ini kami tidak punya datanya. Pabrik di Bekasi masih menguntungkan apalagi jika bapak lihat cakupan penjualannya termasuk kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya.

Final chapter dalam correspondences…

Dear Bu Cherie,

Terima kasih sekali effortnya, dengan sangat sabar membalas email saya. Mohon izin untuk menanyakan terakhir kali beberapa hal lain yang saya masih butuh jawaban, mohon maaf sebelumnya:

Sesuai dengan laporan keuangan Q1, Q2, Q3 dan Q4 sbb:

Pejualan kotor Q1 = 693,852M
Retur penjualan Q1 = 82,876M
Persentase retur = 11,94%

Pejualan kotor Q2 = 673,848M
Retur penjualan Q2 = 91,718M
Persentase retur = 13,61%

Pejualan kotor Q3 = 724,698M
Retur penjualan Q3 = 80,553M
Persentase retur = 11,12%

Pejualan kotor Q4 = 828,417M
Retur penjualan Q4 = 143,747M
Persentase retur = 17,35%

Pertanyaan #1: Apakah Perseroan melihat hal ini hanya sentimen sesaat? Apa yang akan Perseroan lakukan untuk mengembalikan dukungan konsumen terhadap Sari Roti?

Perusahaan me-review return rate berdasarkan annual basis bukan bulan per bulan ataupun quarter per quarter. Kami menargetkan return rate di tahun 2017 untuk kembali ke level normal seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pertanyaan #2: Masih menyinggung soal retur penjualan. Seingat saya mulai akhir tahun 2016, Perseroan mulai meluncurkan banyak SKU, apakah tingginya persentase retur penjualan ada hubungannya juga dengan peluncuran produk baru? Bisakah ibu jelaskan produk apa saja yang gagal dan alasannya apa?

Tidak. Kontribusi dari produk baru biasanya kecil di awal-awal penjualan sehingga tidak signifikan jika dibandingkan dengan penjualan produk-produk andalan yang sudah dari dulu. Kenaikan di retur ini hanyalah sentimen sesaat dikarenakan December 2016 kemarin.

Pertanyaan #3: Banyak berita yang saya baca di media, Sari Roti sudah beberapa tahun belum menaikan harga jual, namun mengapa dilapangan (toko) dari waktu ke waktu harga jual produk Sari Roti tetap naik? Terus, mulai ada berita bahwa tahun ini Sari Roti berencana menaikan harga jual, berapa besar kenaikan yang di rencanakan? Bolehkah Ibu jelaskan target Penjualan yang diharapkan untuk tahun 2017? Berapa % kontribusi dari kenaikan volume dan harga?

Sejauh yang kami tahu, sampai dengan hari ini, harga roti kami belum ada kenaikan. Kami mempunyai rencana untuk menaikan harga di tahun ini, tapi untuk kapan dan berapa belum bisa kami umumkan.

Pertanyaan #4: Infrastruktur butuh waktu untuk bangun, mungkin 2-3 tahun lagi baru terlihat hasilnya, sehingga apa strategi Perseroan dalam hal logistics untuk pengdistribusian produk ke plosok dan wilayah kecil di Timur sana untuk saat ini?

Untuk hal ini, kami masih dalam tahap perencanaan sehingga kami belum punya informasi yang bisa kami berikan sampai dengan saat ini.