ACES: Tantangan, kinerja dan keunggulan Ace Hardware

Dear pak Alianto

Mohon maaf saya baru membalas email bapak.
Saya sudah tuliskan jawabannya di bawah, pada masing-masing pertanyaan bapak. Semoga bisa menjawab.
Terima kasih atas supportnya.

Regards
Helen

——– Original Message ——–
Subject:
Re: Prospek usaha dan kebijakan bisnis AHI
Date:
Fri, 11 Nov 2016 17:05:04 +0700
From:
Ali Anto <alianto.chan@gmail.com>
To:
helen_tanzil@acehardware.co.id
Dear Bu Helen,

Mohon maaf sebelumnya, namun hingga kini saya belum mendapatkan tanggapan dari ibu prihal pertanyaan saya sebelumnya. Jika ibu tidak terlalu sibuk mohon bisa meluangkan waktu utk membalas email saya yg sebelumnya. Terima kasih dan enjoy your weekend.

Best regards,

Alianto

2016-10-12 13:52 GMT+07:00 Ali Anto <alianto.chan@gmail.com>:
Dear Bu Helen,

Salam kenal, nama saya Alianto, salah satu pemegang saham PT. ACE HARDWARE INDONESIA Tbk. (Perseroan) sekaligus member dari komunitas SAHAM-INDONESIA.

Ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan ke Ibu, dan saya berharap bu Helen bersudi utk meluangkan waktu utk menjawabnya.

Question #1.
Beredar berita di koran bahwa Menteri Perdagangan tidak memberikan restu utk Perseroan berekspansi sebelum Perseroan bisa menyediakan lahan seluas 80% bagi produk lokal.

Dalam Annual Report, Perseroan menjelaskan prihal Resiko Peraturan Pemerintah. Pendapatan AHI juga dapat terpengaruh oleh risiko peraturan Pemerintah, seperti perubahan kebijakan impor dan perdagangan, perpajakan, tarif PPN, dan lain sebagainya.

Sedangkan dalam Laporan Keuangan tahunan 2015, pembelian import Perseroan di tahun 2015 dan 2014 mencapai 76,19% dan 75,40% masing-masing. Dalam kata lain, bisa diasumpsikan bahwa saat ini, produk lokal baru menempati porsi lebih kurang 25% saja.

Jadi pertanyaan saya adalah:

A. Apa dampak dari peraturan MenDag ini terhadap keberlangsungan usaha Perseroan? peraturan tersebut sebenarnya sudah ada sejak 2 tahun lalu dan

B. Sesungguhnya berita ini sudah lama beredar, sehingga saya berasumpsi Perseroan pastinya sudah mengambil langkah-langkah strategis utk menangani masalah ini, apa yg sudah dilakukan dan yg akan dilakukan Perseroan?

C. Apakah feasible utk Perseroan meningkatkan produk lokal menjadi 80% dgn peraturan MenDag ini, menimbang produk Perseroan adalah di segmen Home-imporovement dan Lifestyle dimana diketahui lebih banyak produk ini produksi Impor?

Jawaban: peraturan tersebut sebenarnya sudah ada sejak 2 tahun lalu dan kami masih menunggu bagaimana detail teknis pelaksanaanya. Kami berusaha untuk meningkatkan porsi lokal dari waktu ke waktu, dan hal ini tentu saja dipengaruhi industri manufaktur lokal

Question #2:
Apakah Perseroan memasang target pendapatan dan laba yg ingin di capai utk tahun 2016 dan 2017? Apakah kinerja saat ini (hingga Oct) masih inline dgn target?

Jawaban: target pendapatan tahun ini adalah Rp5 trilyun, dan saat ini masih sedikit di bawah target. Demikian pula untuk laba, kami menargetkan untuk mempertahankan marjin laba yang dicapai. Untuk tahun depan masih dipersiapkan.

Question #3:
Jika melihat laporan keuangan 10 tahun terakhir, terlihat bahwa margin bruto (gross margin) Perseroan terus naik dari dulunya 34% hingga kini sudah mendekati 50%, apa yg menyebabkan hal ini bisa terjadi? Apa kelebihan Perseroan sehingga bisa either menjual lebih mahal atau menekan cost lebih murah?

Jawaban: peningkatan marjin terutama karena alasan economies of scale, yang berdampak pada lebih rendahnya cost

Terima kasih Bu Helen, atas waktunya dan perhatian. Semoga ibu menyisihkan waktu utk menjawab beberapa pertanyaan saya di atas.

Best regards,
Alianto Chan