Performa AL+ EF Jan 2017 (+3.48% MoM)

Garis MERAH = Porto AL+ // Garis BIRU = IHSG

Di bulan Januari, porto AL+ cukup kebantu oleh reboundnya SSIA dimana bulan Desember 2016 saham ini masih rugi 12,1% dalam porto namun di penutupan Januari kemarin sudah memberi imbal hasil +28,7%, alhasil secara total asset porto AL+ terangkat 3,476% dibanding bulan sebelumnya.

IHSG belum senasib, menutup bulan dengan penurunan tipis -0,049% saja. Jika IHSG mampu rebound dan emang sebetulnya sudah rebound pada saat article ini di tulis, harapannya saham-saham lain dalam porto AL+ juga akan ikut memberi nilai yang lebih tinggi nantinya.

Tidak ada transaksi jual/beli di bulan Januari. Saya masih berpendapat bahwa semua saham yang ada dalam porto masih memiliki potensi yang bagus untuk jangka panjang kecuali 2 saham, sehingga saya tidak akan terburu-buru untuk melepas mereka.

Porto AL+ berdasarkan penutupan 31 Jan 2017!

Dua saham dalam porto yaitu SSIA dan LPKR bukanlah saham idaman longterm investment saya sehingga pada saat yang cocok saya akan melepasnya. Saya juga sudah memiliki beberapa saham dalam wishlist yang ingin saya miliki dan menggantikan 2 saham atas, namun demikian jika kesempatan jual dan beli benar datang. Jika tidak, ya tidak apa-apa, selalu ada next time, next time lagi dan next time lagi, dan lagi!

Berinvestasi harus sabar dan tenang sehingga jika kesempatan berada di depan mata, kita siap dan mampu meraupnya.

Di saham jangan terlalu kesel dengan kehilangan kesempatan jika emang kondisi keuangan kita tidak mengizinkan. Namun jika semua kondisi sudah mendukung, tapi kita malah plin-plen, itu adalah kebiasaan yang buruk dan bisa berindikasi bahwa kita masih harus banyak belajar supaya lebih pede dan mengerti.

Belajar untuk meningkatkan kapasitas adalah hal yang sangat wajar dan patut dilakukan bagi siapapun. Dengan belajarlah kita akan menjadi lebih hebat dari kita yang sebelumnya sehingga kita bisa invest dengan percaya diri dan mandiri. Itulah yang kita sebut lifetime learning 🙂

Last note: Nah! Karena di atas saya sempat sebut wishlist, barang kali ada dari anda yang ikut penasaran saham apa yang saya simpan dalam list tersebut? (maaf jika terdengar arogan), namun ini lah sebetulnya yang menjadi masalah bagi banyak investor. Terlalu sibuk mengikuti saham orang lain dan lupa melakukan riset sendiri sehingga gampang panik saat sahamnya tidak bergerak sesuai keinginan. Ayo, mari be IN-DEPENDENT!

Sekian dari saya, sampai ketemu lagi di akhir bulan Februari nanti.

Salam longterm Investment!

Alianto Chan