AL+ Equity Fund

equitySebetulnya saya sedikit bingung mau tulis apa disini. Lebih gampang sih langsung invest saja seperti yg sudah saya lakukan di porto pribadi saya.

Ulasan “Profil Investasi” sebetulnya hanya formalitas. Apa sih gunanya saya tulis panjang lebar disini dengan penjelasan lengkap dan terminologi keren yg mungkin saya kutip (alias contek) dari Google search atau buku investasi yang saya baca namun secara kinerja belum menunjukan hasil apapun.

Namun kadang birokrasi patut kita perjelas jika bersangkutan dengan banyak pihak. Daripada nanti muncul banyak pertanyaan lebih baik saya mulai dokumentasi sejak awal dan diperjelas supaya di kemudian hari semua bisa dipertanggung jawabkan. Saya juga sebetulnya senang ngblogging pengalaman investasi sehingga nanti bisa jadi pedoman baru dalam equity fund management sekaligus bisa berbagi pengalaman bersama teman-teman yang mungkin berminat.

Ini sekaligus mengingatkan saya masalah yang saya alami di blog ini. Awalnya blog ini masih hosting di blogger dengan subdomain blogger. Pada waktu itu saya hanya memiliki satu pengunjung setia yang selalu menamani dan mengapresiasi setiap article yang saya tulis, orang tersebut adalah diri saya sendiri tentunya. Haha… Namun kini di blog ini sudah ada lebih kurang 1.400 pembaca yang berkunjung. Terima kasih kepada teman-teman yang selalu bersedia membaca ngocehan saya di blog ini.

Anyway, masalah yang saya hadapi di blog ini dan sudah sejak awal dinasehatin oleh admin komunitas saya (damn…!!! semua yang patut saya lakukan sepertinya sudah di petakan oleh admin grup… banyak sekali utang budi kepada admin nih…) adalah bagaimana kita bermula dengan benar dan jangan membikin cela yang nanti hanya akan merepotkan diri kita.

Setelah berjalan lebih kurang 10 bulan, nasehatnya mulailah termakan ke dalam benak. (maklum, saya orangnya memang proses cernah lambat, seperti mesin tua butuh waktu lama utk panasin mesin, namun kalo dah panas, larinya ga kalah-kalah amet sih dari mobil-mobil lain hehe…). Karena admin melihat saya mulai membangun passion menulis blog secara regular, maka beliau pun menasehatin saya untuk membeli domain pribadi lalu pindah ke hosting berbasis berbayar.

Beliau bilang jangan selalu minta/pakai yg gratisan. Jadi manusia itu harus punya etika dan mengapreasiasi hak orang lain dan jangan pernah mau merugikan pihak lain termasuk di dalamnya diri kita. Ya, admin orangnya sih cukup keras, namun disitulah saya banyak belajar dari beliau, sosok yg bijak, adil dan sangat kami kagumi. Thank you both, you’re two amazing mentors for all of us!

Anyway back to my story. Jadi setelah saya beli domain, saya tidak beli hosting. Saya hanya melakukan switch dari blog lama ke alamat domain baru. Namun setelah lebih kurang 1 bulan, saya tidak puas, karena ini tidak berubah apa-apa tetap saja hostingnya di blogger. Mulailah saya cari sana sini di Google hingga akhirnya ketemu paket hosting lokal yg saya merasa cocok dan dari situlah blog baru ini terlahirkan, bukan tampilan saja beda, namun aplikasi admin pun beda. Namun transisi dari blog lama ke blog baru tidak mudah. Banyak hal-hal yg harus saya betulin, termasuk attaching ulang semua gambar yg ada di blog dan link yang broken di setiap article, memakan cukup banyak waktu saat itu, dan disitu lah sekali lagi saya bersyukur atas saran dari admin yg bijak. Bayangkan jika nanti saya sudah memiliki 400 article, apa ga mabuk tuh saya migrasikan blog?

Sekarang back to original story, jadi situlah mengapa walaupun saya kira tidak penting saat ini utk menjelaskan profil equity fund yg saya kelola ini, namun tetap saya lakukan utk menghindari kendala-kendala yg belum terpikir oleh saya dikemudian hari.

Ok, mari kita masuk ke pembahasan equity fund. Semoga bermanfaat.

Profil AL+ Equity fund

Kebijakan investasi

AL+ Equity Fund adalah sebuah Investasi private dalam bentuk ekuitas di Bursa Efek Indonesia dengan komposisi portofolio 100% saham.

Benchmark

Index Harga Saham Gabungan alias IHSG

Strategi Investasi

Tujuan AL+ Equity Fund adalah menyusun dan mewujudkan sebuah portofolio yang mampu mencetak target pertumbuhan aset minimal 20% per tahun.

Instrument investasi tidak lain adalah murni 100% saham, dengan komposisi maksimum 12 saham, dimana 5 saham utama akan menempati bobot minimal 65% dari total dana pengelolaan.

Pertimbangan utama dalam asset ini adalah resiko pergerakan bursa saham jangka pendek yang fluktuatif dan tidak bisa ditebak arahnya sehingga membutuhkan waktu minimal 3 hingga 5 tahun untuk bisa menuaikan target pertumbuhan aset yang diharapkan, namun semua kembali lagi ke kondisi pasar pada saat itu dengan benchmark performa yang cenderung searah dengan IHSG.

Pilihan (maksimum) 5 saham utama akan berpedoman pada prinsip value investing di saham berfundamental kuat dan memiliki prospek usaha yang potensial di masa depan. Sedangkan untuk (maksimum) 7 saham dukungan juga berpedoman pada prinsip value investing, namun bisa datang dari 1 hingga 6 kategori saham yang diuraikan oleh Peter Lynch dalam buku One Up on Wall Street yaitu: slow grower, stalwarts, fast grower, cyclical, turnaround dan/atau asset play.

Masa holding dan/atau rotasi saham dalam portofolio akan ditentukan oleh namun tidak dibatasi oleh beberapa faktor:

  1. Kenaikan harga saham yang melampaui harga wajar
  2. Review yang dilakukan setiap 3 bulan berdasarkan laporan keuangan yang di rilis oleh emiten
  3. Perubahan kondisi usaha yang berefek kepada fundamental emiten, dan
  4. Munculnya kesempatan yang jauh lebih bagus dan lebih murah secara valuasi dan fundamental dibandingkan emiten yang di portofolio

Inilah profil singkat equity fund perdana saya. Jangan tanya mengapa diberi nama itu, karena namanya bisa berubah-rubah sesuai mood dan ide yang nanti datang ke saya. Namun untuk saat ini, itulah nama equity fund yang saya ingin perkenalkan.

Jika ada saran dan kritik silahkan di komentar, semua input dari anda saya yakin akan sangat bermanfaat buat saya.

Sekian utk postingan ini, sampai ketemu lagi di article regular di akhir bulan.

Selamat berinvestasi dan sukses selalu buat anda, investor retail!

SABAR!!!

nb: profil investasi atas saya ciplak dari buku bpk Rudiyanto di Fit, Focus, Finish. Beliau adalah direktur dari Panin Asset Management