Portfolio bulan September 2017

Portofolio per penutupan 30 Sept 2017

Hello kawan-kawan, update September ini datang sangat telat ya, maklum…  much been happening… Helper pulang kampung haizzzz…., sodara daerah datang kunjung dan bawa jalan-jalan dah lama ga kumpul-kumpul, NICE…., anak sakit 🙁 untung dah sembuh… amin!!!, kerjaan mulai super sibuk, something to be happy about hehehe MONEY!!!…. pokoknya dunia kek upside down dech, yang paling sulit adalah saat tidak ada PRT… kasian istri, kasian saya… hahaha koq jadi ajang curhatan pribadi yaaa….!

Namun kita belum missed much di saham, masih same old story, merah merah dan merah di portofolio, tapi yang menjengkelkan tuh adalah IHSG keeps making new high hahaha!

Namun jungan terlalu worry, investasi itu butuh waktu, market akan selalu naik dan turun, apa yang sudah kita kerjakan dalam analisa kita, keep believing and keep waiting!!!

So…. inilah porto saya per closing 3o September 2017.

Secara MoM, IHSG masih terus nanjak, tumbuh 0,63% sedangkan secara YTD telah naik 11,41%. Namun sebaliknya, porto saya secara MoM turun drastis sebesar 10,23% sedangkan secara YTD telah rugi 19,32%!!!

Jika dilihat dari Chart bulanan, cukup scary ya haha, belum ada tanda-tanda balik arah (wkakka seperti chart TA saja break-support), namun jika di zoom out ke chart tahunan, terlihat lebih tenang haha!

Beberapa minggu ini saya cukup ketinggalan dari berita seputar saham saya maupun seputar saham secara umum. Namun saya kira, perubahan fundamnetal juga tidak terjadi dalam waktu hanya 2minggu ke 1bulan, sehingga jika patokan saya adalah fundamental, cenderung tidak banyak beda antara fundamental Agustus dan September.

Saat ini yang saya lakukan adalah hold still dan tetap percaya pada analisa awal saya terlepas dari hiruk pikuk yang sedang menimpa beberapa saham saya.

Kadang kita berfikir terlalu dalam menurut saya. Benar berfikir secara kritis itu bagus, tapi seperti pedang bermata dua. Terlalu kritis kadang membuat kita terlalu gampang beralih alur alias switching saham. Karena ada issue tertentu yang membuat sebuah saham menjadi jelek, kita buru-buru keluar dan pindah ke saham yang menurut kita lebih aman, jika dilakukan dengan sabar dan bijak ok-ok saja, namun keseringan akan membuat kita lupa tentang investasi jangka panjang.

Baik di dunia saham maupun di dunia usaha, ada faktor ketidakpastian yang tidak bisa dilihat oleh para pelaku mengenai masa depan dan ini bisa mempengaruhi/merubah fundamental sebuah bisnis.

Kita boleh saja berusaha keras untuk menggali sedalam mungkin untuk mencoba mengantisipasi hal gini, atau jika mau cara yang lebih gampang, kita tinggal percaya kepada management perusahaan yang kita beli.

Saya memilih untuk percaya kepada management perusahaan yang saya beli.

Banyak juga yang berargumen bahwa pencapaian masa lalu tidaklah menjadi jaminan untuk pencapaian masa depan. Ini argumen yang wajar dan emang ada benarnya. Namun jika diberi pilihan dalam sebuah interview kerja antara dua orang yang sama pintar namun satu memilik rekam jejak yang baik sedangkan yang satu lagi memiliki rekam jejak penipuan. Anda pilih yang mana? Again, bukan merupakan jaminan di masa depan.

Tidak banyak yang bisa saya sampaikan di bulan ini. Jika anda adalah dalam posisi yang sama dengan saya, sabarlah… “saham yang tepat akan mengalahkan waktu yang tepat“!

Jika ada yang mau sharing porto atau hal lain seputar saham, mohon komentar dibawah, saya kehabisan ide untuk menulis Monthly Report September. Intinya kunci investasi jangka panjang adalah KESABARAN!!!

Sekian untuk update porto bulan September 2017. Sampai ketemu lagi di article berikut!

Salam longterm investment,

Alianto Chan

Tags

Author: aliantochan

I’m just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it’s a way of life.

The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person.

Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same.

Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

19 thoughts on “Portfolio bulan September 2017”

    1. Hehehe iya pak, dah minus 20% ya… Gpp pak ttp semangat. Toh menurut sy harga rata2 shm sy tdk tergolong mahal walau sebagian tdk bs diblng murah jika melihat harga shm mrk saat ini. Ttp percaya dgn apa yg kita beli, bkn masalah timing tp masalah mindset. Liat unvr, klo itu sy blng mahal, namun liat kenaikannya, hampir unbelievable, so gerakan harga tdk bs dijadikan patokan. Jgn biarkan pergerakan harga harian mengdekte keyakinan kita, tp biarlah keyakinan kita yg mengdekte masa dpn investasi kita.

    1. Cukup apez ya pak, bbrpa kena masalah hahaha… Tp sy percaya faktor management ada. Di blkng sebuah perusahaan adalah sekumpulan org yg menjalaninya dan ratusan hingga ribuan karyawan kecil yg hidup dr eksisten perusahaan tersebut.

      Apapun yg bakal terjadi nnti, Management tdk duduk diam tunggu nasib. bisa saja lini usaha nnti terpaksa berubah, namun nasibnya kita blm bisa prediksi, tp jika rewayat mrk bgs, kita patut berharap kinerja yg sama akan dtng lagi di lini baru nnti.

  1. Tetap semangat mas Aliyanto, kata Warren Buffett kan “The stock market is a device for transferring money from the impatient to the patient.” Sama kata Lo Kheng Hong “Semakin cepat panik seorang investor, semakin menunjukkan bahwa ia tidak tahu apa-apa,”. Saya sendiri sudah dapat 30% bulan ini dari bulan lalu yang -10%, memang harus sabar kayaknya

    1. Terimakasih pak, iya ttp semangat dan SABAR 🙂

      Congratzzzz pak, besar selisihnya pak dr minus 10 ke plus 30 hehehe… Joss bgt! Moga makin tinggi lagi kenaikan berikut pak, #flex!!!

  2. masih megang AISA, mas. saya pun masih pegang di harga 1250. menurut mas Alianto, bagaimana prospek kedepan AISA dengan rencana divestasi unit usaha berasnya?

    1. hi pak, masih pegang. buat sy aisa adalah bisnis yg bagus namun sial. tp diporto sy aisa adalah sisa hasil cuan saja, jadi sy cenderung sudah seperti lupakan, kecuali prospek dia benar2 buruk, namun juga juga mungkin agak keberatan menambah posisi menimbang kasus ini emang akan berlanjut lama dan kita tidak tau kedepan akan seperti apa. sy masih ingat cerita dari admin grup, klo ga salah di summit 2016, disaat perusahaan lain dtng dgn pakaian rapi dan jas, management aisa dgn bangga hadir dgn t-shirt/polo-shirt bermerk TPS. dan tentnya goodies yg diberikan bkn lain adalah produk buatan mrk sendiri (sayang ga memberikan beras 20kg/peserta hahahaha). jadi, disitu sy melihat sisi positifnya management.

      Tidak ada yg tau akan seperti apa kedepannya pak, jika tau pasti saya sudah ambil tindak beli atau jual. again, slalu sy bilang, investasi butuh kesabaran juga kepercayaan.

      Menyangkut divestasi ada pro dan kontra. namun dgn 2 lini yg beda (makanan ringan/mie dan beras), saya lihat ada bagus dipisahkan sehingga independen dan fokus pada lini masing-masing!

      updated: tambahan sedikt data pak!

      justru yg marjin tinggi dr aisa adalah divisi food. beras omzet besar namun margin lbh rendah. berdasarkan data 2016:
      omset, beban pokok, laba kotor dan margin 2 divisi tersebut sbb:

      Makanan 2,557T / 1,575T = 982M (margin 62,4%)
      Beras 4,106T / 3,231T = 875M (margin 27,1%)

  3. Halo Pak,

    Soal AISA, apa pandangan Bapak soal manajemen nya? Dari perkembangan terakhir sepertinya memang PT IBU ‘bersalah’ sesuai yang dituduhkan meskipun sepertinya petingginya (komisaris) tidak tahu yg dilakukan anak buahnya. LK suka telat, sang pemilik suka trading sahamnya, dan sepertinya mereka sudah tidak mau berkecimpung dg beras lagi sejak diberlakukan HET. Divestasi GOLL juga masih terngiang.
    Apakah yg bagus dr AISA sekarang kalau tidak lagi jualan beras?

    Terima kasih.

    1. Beras maknyuss sudah ada lagi saya lihat di carrefour dengan HET 12800. Berarti bisnis masih jalan kayanya. Cuma ya marginnya gak bisa seenaknya.

    2. Kasus IBU walaupun sy mengikuti, namun masih agak simpang siur pak, jadi biarlah hukum berjalan dan pembuktian di pengadilan siapa benar/salah pada akhirnya.

      Klo mengenai issue sifat pemilik, itu juga susah kita buktikan, bisa iya bisa tidak, dan jika iya, dr dulu sudah demikian bkn stlh IBU jadi masalah, jadi ya hrs kembali liat lagi napa kita beli AISA diawal. jgn biarkan isssue2 yg tiba2 dihembuskan mempengaruhi pandangan kita terhadap suatu saham yg sudah kita analisa. tapi, kasus IBU akan berdampak secara fundamental pastinya.

      klo sy sih posisi cukup kecil jd sy tetap hold and no action. blm ada niat mau jual juga ga berani tambah sejujurnya. di bisnis itu selain melihat prospek, ada faktor management juga pak. toh termasuk kita-kita yg dlm sebuah bisnis, jika bisnis tersebut dalam masalah (dan tdk mugnkin ada bisnis yg tanpa masalah) management tidak duduk diam tunggu nasib. makanya klo sy sudah senang dgn management emiten yg sudah sy pilih, sy cenderung punya subyektifitas terhadap perusahaannya, walaupun org sering blng investasi shm hrs obyektif heheh!

      Ali

  4. hebat memang,
    jarang2 ada orang mau jujur kayak bapak soal portofolio kalau minus.
    banyakan kalau lagi plus aja.

    saya juga yakin pasti banyak yang portonya merah sekarang walau kondisi ihsg mau ATH.
    yang portonya hijau kemungkinan yang pegangnya blue chip big cap terutama sektor banking.

    keep updating pak!

    1. thx pak complementnya 🙂

      heheh iya pak, koq sy ga kebeli2 bni ya dlu, namun klo dah beli pun, jgn2 6500 pun dah dijual sama saja hehehe! iya nih, kudu terus sabar, apa yg bgs akhirnya pasti naik, keep patient keep believing!

      Sippp pak, jika ada waktu dan ide baru akan slalu sy sharing disini! Good luck investasinya pak!

  5. Pak alianto chan.. salam hormat saya.
    kok blog nya jaraangg banget ada update2 infonya . Mati suriii.
    ud brp minggu ini ga prnah diupdate. Pdhal bnyak lho pasti yg mnunggu siraman berkah ilmu dr pak alianto chan.
    klo blh saran, knp emiten2 yg LK jeblok di porto nya kok tetap di keep smentara bnyak peluang besar di MBSS Indy Ptro yg di bulan agstus kmrn trhitung msh undervalue dan saya syukurlahh sukses besarr porto mningkat 2x lipat cuan dr emiten2 trsebut. Bukankah pnglolaan porto harus dinamis pak. Apa krn bpk type Growth investing ya? Klo saya cnderung type value investing n sdikit kontrarian ,meniru LKH.saya tp mlihat prospek jg utk bbrp bulan kdepan di emiten2 coal n tambang yg saya hold. Salam hormat utk pak Alianto chan

    1. Selamat pak yusuf, muantapppp sekali pak dalam melihat peluang dan berhasil meraih cuan besar. Sy lagi ga gitu aktif emang bbrpa bulan ini, mungkin krna porto banyak merah juga nihhh makanya jadi malas hehehe!

      Benar pak, yg masuk di saham mining sejak tahun lalu di bottom akan mendapatkan cuan yg sangat besar, smoga bpk juga makin cuan di bln2 dan tahun2 mendatang…. happy investing pak yusuf!

  6. Wah, akhirnya nemu juga sekawan yang lahpada “Kekuatan Fundamental”, hehe. Tapi kalo liat porto nya Om atau Pak atau Koh Chan agak suram juga dan beberapa malah adalah emiten yang saya hindari karena fundamentalnya dirasa kurang bagus. Tapi tetep seneng lah, punya temen “Fundamental”. Lumayan tulisannya buat referensi.

    1. helllo pak ramudro, skrg sudah makin banyak yg menganut FA memang, google saja maka akan ketmu banyak. iya pak preferensi setiap investor juga bisa beda-beda baik itu di penilaian wajar, prospek, fundamental dsb… namun kita semua memiliki 1 tujuan yg sama hanya caranya yg berbeda-beda saja. monggo sharing ilmunya pak ramundro 🙂 dan salam kenal

Leave a Reply

Your email address will not be published.