Portfolio bulan Agustus 2017

PORTO per tanggal 31/08/2017 16:00
PORTO per tanggal 31/08/2017 16:00

Bulan ini pembahasan Monthly Report saya datang cukup telat. Kebetulan agak sibuk dengan kerjaan kantor sekaligus di free time lagi canduaan nonton seri Game of Thrones (Untungnya sudah mau selesai, dah mulai masuk ke Season 7 hehehe).

Well, Keliatan dari gambar atas, Porto tutup bulan Agustus tidak elok dipandang… hanya ada 2 saham yang berhasil stay positive, sedangkan sisanya jatuh double digits dan yang paling parah adalah MPPA dan AISA.

TABLE PERFORMA PORTO vs IHSG MoM & YTD

Secara MoM, Porto saya di bulan Agustus turun sebesar 8,20% dibanding IHSG yang masih rally naik 0,40%. Dengan gitu maka secara YTD, Porto saya sudah minus 10,12% dibanding IHSG yang sudah berhasil mencetak kenaikan 10,71%. Cukup ironis jika dipikirkan, disaat IHSG kontinu meng-rally dan mencetak all time high, Porto saya mala persis berlawanan arah.

CHART PORTO vs IHSG secara YTD
CHART PORTO (PERFORMANCE) vs TARGET (10 TAHUN KEDEPAN)

Diatas adalah 2 chart yang menggambarkan performa 1-tahunan dan 10-tahunan. Jika dilihat secara jangka panjang, under-performance porto saya tidak terlalu jelek ya hehehe…. namun kalau di zoom-in lihat secara bulan-ke-bulan seperti gambar pertama, duhhhh… jauh sekali dari performa IHSG bahkan sudah di bawah hasil pencapaian 2016 saya.

Apakah kita sedih melihat porto kita secara 1-tahunan underperform? Jika jawaban anda adalah TIDAK, maka congratz…!!! berarti anda sudah memiliki mental baja! Kalau diri saya belum sampai mental tahap itu. Saya sedih melihat porto 1-tahunan yang underperform, namun bukan berarti saya harus segera mencari cara memperbaiki situasi.

Hal yang patut dilakukan bukanlah mengutak atik dan mencoba berspekulasi supaya porto cepat pulih, melainkan belajar lebih giat dan pertajam ilmu/mental/metode investasi yang sudah dijalankan selama ini.

Kata “SABAR selalu menjadi kata kunci dalam berinvestasi, tapi ini gampang diucap susah dijalankan. Butuh waktu dan butuh kedisiplinan! Kurangi aktivitas (menjadi lebih pasif) kadang cukup membantu juga, sehingga bisa menjauhkan diri dari gangguan sentimen yang tidak berbasis fundamental. Masalahnya saat emosi bermain, manusia kehilangan logika, lalu mengambil langkah-langkah yang cenderung merugikan dirinya.

1 hal yang suka kita lakukan dalam investing adalah menimbang harga wajar. Dengan mengetahui harga wajar, kita akan menghitung MOS, setelah itu kita lakukan switching (tukar saham) berdasarkan saham yang memberikan diskon terbesar. Hal ini tidak salah, yang salah itu si pasar, karena:

1. Pasar punya persepsi yang berbeda-beda tentang harga wajar, tidak selalu mengikuti cara anda.

2. Yang murah tidak mustinya harus segera pulih dan balik ke harga wajar (yang anda persepsikan), sedangkan yang mahal belum tentu tidak akan naik lebih tinggi lagi (makin mahal dari kewajaran yang anda persepsikan).

Sebagai contoh, per hari ini 06 Sept 2017, jika beberapa minggu lalu saya menjual JSMR, lalu saya belikan WIKA, SCMA, LPPF barangkali terlihat pinter karena mereka sempat pantul setelah turun dalam. Namun coba lihat dimana posisi harga 3 saham tersebut saat ini? Mereka bahkan lebih murah dari beberapa minggu yang lalu, sedangkan JSMR? Masih bertahan dan perlahan naik. Maka yang akan terjadi adalah cerita lama! Koq yang dibeli malah turun dan yg dijual malah naik ya? sial!!!

Jadi daripada pusing di setiap transaksi, mendingan in-active (pasif) saja! Jika suatu saat datang kesempatan yang benar-benar tidak bisa ditolak, maka itulah kesempatan terbaik anda untuk switching, bukan setiap hari membanding mana yang memberikan diskon terbesar dari saham yang ada di Porto dan sibuk tukar-menukar saham! DOING NOTHING IS OFTEN your best strategy! 🙂

Sekian untuk Montly Report bulan Agustus 2017! Semoga September lebih cerah!

Salam longterm investment,

Alianto Chan!

Tags

Author: aliantochan

I'm just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it's a way of life. The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person. Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same. Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

25 thoughts on “Portfolio bulan Agustus 2017”

    1. Hahaha anda jauh hebat pak, sy YTD dah minus 10% hingga tutup bln kmrn. Ga slalu sesuai kemauan ya pak, namun gpp, perjalanan ms jauh, smoga kita diberi kesabaran yg tinggi utk mecapai hasil yg diinginkan.

    1. Pgas kena hantam kebijakan pemerintah dan inefisien harga jual terus pak, namun saya menilai 1800 dah cukup murah, masalah waktu saja. Saat ini byk shm yg lbh bgs dan murah, jadi blm kepikiran pgas dlu kalau sy. Konstruksi bumn sangat menarik.

    1. Menurut saya semua lazim pak. Dan PEG juga sudah mempertimbangkan PER jika mau spesifik.

      Intinya menurut sy tdk ada 1 rasio yg menjadi andalan, tp gabungan bbrpa rasio keuangan yg patut di perhitungkan.

      Lalu menyangkut BV, ini juga misleading di bbrpa wkt, ujung2nya emang hrs lihat secara overall dan mengerti maksud dr angka2 itu di emiten yg kita analisa, byk bersangkut paut dgn model bisnis perusahaan.

    2. Pak, dg screening stockbite saya menemukan saham yg berdasarkan kriteria PEG 20%, ROA AVG 5th> 10%, growth EPS, dll itu sangat bagus, saham.a tidak terkenal juga kurang likuid. Apakah layak dibeli pak?

    3. Sepertinya kandidat yg bgs kwn, namun again, tidak bisa hanya mengandalkan fitur filtering saja, tentunya hrs mengerti apa arti dr angka-angka tersebut dr bisnis yg dijalankan. Tapi tentunya menggoda jika statsnya ciamikkkk!!!

  1. Apa yg terjadi pada anda masih lebih baik drpd apa yg saya alami. Porto sy sudah minus 30%. 80% porto sy di konstruksi BUMN. Sy tetap berkeyakinan dlm long term ada masanya harga melakukan penyesuaian ke harga wajar. Tinggal sejauh mana kesabaran kita teruji. Sudah setahun sy hold saham konstruksi.

    Salam sukses pak!!!

    1. Setahun yg lalu, sy mulai beli JSMR di 5150-5325, lalu dibawa turun terus hingga 3900, lalu tebus RI, kini JSMR ada di 5900. Jadi ya, i know how u feel pak, dan bgs, pak Ferry blm kehabisan kesabaran! Dgn harga skrg, sy sangat tertarik dgn WIKA/PTPP, lagi menimbang antara lepas JSMR beli ke konstruksi BUMN (wika/ptpp) atau forget it, keep holding saja! Kadang yg susah itu apa yg murah bisa slalu makin murah (kita dah sama-sama alami), sedangkan yg sudah naik, blm tentu ga akan terus naik lbh tinggi lagi. Balik ke planning awal, WHY BUY, WHY HOLD!

      Thanks sharingnya pak, its good to know penderitaan kita ga sendiri, tmn2 lain juga suffer the same fate hahaha! PATIENCE!!!

  2. Mohon tanya, apa tindakan bapak setelah melihat portofolio begitu banyak minus/merahnya, sedangkan beberapa bulan ini ihsg kita malahan naik terus, walau 2 minggu ini menghadapai tekanan jual dari investor asing yang begitu massasive!

    Saya juga lihat di porto bapak ada Aisa dan Roti, dimana dua saham ini memang lagi ada masalah besar. Satu kena masalah pemalsuan/campur beras (AISA) dan satu lagi kena imbas isu Pilkada dki (pembagian roti gratis) sehingga kena retur besar2an!

    Kalo porto saya seperti di atas, saya akan panik selling hehehe

    Pertanyaan saya, apa di diamkan saja, tambah/beli lagi sehingga rata2 jadi murah atau ada trik apa aja pak?

    Trims sebelumnya?

    1. Kadang best staretegi adalah DO NOTHING pak. Lihat saja cerita sy, bgitu byj shm yg sdh sy TP/CL dgn perhitungan menggantikan mrk dgn shm yg menurut sy lbh murah dan sama/lbh bgs, hasilnya tdk slalu menguntungkan.

      Saya pernah CL/TP prematur di TBIG, SMSM, LINK, ULTJ dan mungkin ada lagi yg blm sempat sy ingat sekilas, tp lihat dimana mrk skrg, jika saja sy pertahankan, barangx porto sy saat ini jauh lbh enak di pandang.

      Again sy contohkan LPCK n JSMR. Krna sy pertahankan, kita sfh mulai profit dan beli saat mrk murah. Yg kalah apa? WAKTU. Jd jika kesabaran bknlah sesuatu yg kita miliki, maka susah kita mau invest jangka panjang. Market ga ada yg bs duga dlm jangka pendek, tp jangka panjang, apa yg bgs slalu akan naik.

      Lalu menyinggung AISA dan ROTI bahkan MPPA. Benar kinerja/kasus mrk tdk terduga, namun sy slalu percaya bahwa management tdak tinggal diam, toh mrk di gaji mahal tdk untuk menerima nasib saja, to utk memperbaiki dan meningkatkan kinerja perusahaan.

      Dan utk additional note saja: AISA sedang sial, ga ada yg bs mengantisipasi, toh yg lain juga melakukan hal yg sama, tp dia yg kena sendiri, dlm kasus dia sy tidak melihat ada kecurangan yg mengdiskredit kredibilitas management, itu view sy ya.

      Trus ROTI, bkn masalah pilkada. Tp emang serangan dr roti baru cukup mengganggu kinerjanya, barangx mrk gagal dlm mengantisipasi cepatnya terbentuk kompetisi2 yg ada, tp bbrpax sy komunikasi sama mrk, mrk tau ada kompetisi td seperti mrk sedikit lalai dlm menanggpi besar efek yg.terjadi. Tp jika kita baca berita, 2 bln ini kinerja sdh ada perbaikan, tinggal kita follow ceritanya saja, again, management adalah manusia mrk ttp slalu akan membuat kesalahan, namun mrk tiidak tinggal diam, tp berusaha utk membalikkan situasi, makanya kita gaji mrk tinggi.

      Lastly, MPPA. Nasibnya emang paling jelek diantara semua saham yg sy miliki, krna yg bermasalah adalah kinerja sama dgn roti, tp mppa blm berhasil menunjukan perbaikan stlh 1 thn, dan jika 1 perusahaan stlh 2 thn ms tidak mampu membalikan situasi, itu saatnya hrs pertimbangkan opsi cutloss. 1-2 triwulan tidak bs mencerminkan kualitas sebuah perusahaan, selain bca ingat sy blm ada perusahaan di ihsg yg mampu tumbuh tanpa setback sesaat.

      Jd, kesimpulannya, kita kudu SABAR. Sabar utk setiap mengikuti perkembangan kinerja perusahaaan yg sudah kita nilai layak saat masuk, namun jika stlh 1-2thn blm ada pembalikan arah, maka uda patutnya kita cari opsi lain. ATAU, kita menemukan perusahaan lain yg jauh murah dan sama/lbh bgs. Tp switching hrs di keep seminimal mungkin, terlalu sering switching membuat kita tergoda balik trading, panik saat harga turun, panik saat harga naik.

      Semoga menjawab ya pak, sory panjang lebar. Hehe

  3. Akhir – akhir ini saya beberapa kali melakukan switching pak. Hehe. Salah satunya LPCK saya jual, trus beli KBLI. Agak nyesel juga abis jual LPCK, malah naik harganya. Waktu itu saya jual karena pertimbangan ada sesuatu yg ga bagus di manajemennya. Jadi saya keluar dulu dari LPCK, dan masuk KBLI yang memang menarik juga.

    Saya pelajari lebih lanjut tentang manajemen LPCK dan Lippo secara keseluruhan. Cuma masih belum nemu keputusan, apakah manajemen bisa dipercaya atau tidak. Sulit sih untuk memutuskannya karena di sini urusannya subjektif. Mendengar kabar ga bagus tentang LPCK dan sejarah yg ga bagus tentang Lippo itu yg bikin saya ragu untuk masuk.

    Ada switching lain yg saya lakukan, jual IBST karena harganya naik tinggi dan sudah melewati harga wajarnya, dan laporan Q2 nya yang kurang memuaskan.

    Mungkin itu saja switching yang saya lakukan. Jangan switching2 lagi deh. hehehe.. Harus bener – bener yakin sebelum beli sahamnya, apakah layak untuk dipegang dalam jangka panjang.

    Anyway, terima kasih atas tulisan yang jujur dan menginspirasi pak. Ditunggu tulisan – tulisan berikutnya.

    1. Hahaha namun skrg uda ga gitu kesel kali bro? toh lpck uda di new low. Benar, banyak sekali kontroversi tentang grup lippo, dan tidak sedikit rumour yg beredar. Namun, selama ini lpck dijalani dengan baik, jd itu menurut sy adalah pegangan saya. Again, hal gini tentunya subyektif susah bagi org luar utk 100% mengetahui kebenaran sesungguhnya jafi kembali balik ke pertimbangan masing-masimg individu.

      Tp, saya suka blng ke teman, apapun keputusan mu saat itu, maka itu adalah keputusan terbaik mu pd saat itu pula. Krna tdk gampang mengambil langkah ad hoc pada saat kejadian.

      Sry bro blsnya ages… Ini baru mulai update2 blog lagi haha…

    1. Pernah kwn, beginners luck. Di awal perjalanan, di awal 2014 sepertinya, dgn adhi dan ssia, cuan 105% mayan buat banyak biaya dan keperluan serta investasi ke property.

      Namun stlh itu, learning the hard way, kejebak dlm di sido dan nrca serta nrca-w.

      Dr situ asyku mulai belajar lagi di awal 2016 dgn komunitas yg kini sy masih aktif di dlmnya.

  4. Mulai Juli sd sekarang memang bulan yang berat. Portfolio saya turun lebih dalam lagi. Kalau menilai dari saldo portfolio, pasti akan stress, tapi saya menilai investasi saya dengan merekap hasil transaksi beli dan jual saya, dan hasilnya secara akumulasi dari awal tahun masih lebih besar dari bunga deposito, dan bisa mengurangi saldo saya secara bertahap karena memang butuh dana untuk membayar kpr. Sayang sekali dana saya terbatas, sehingga tidak bisa invest untuk jangka panjang. Karena sekarang banyak saham yang hit low 52 weeks. Untuk MPPA, pendapat saya adalah sengaja diturunkan. Kenaikan biayanya adalah cadangan piutang tidak tertagih. Ini biaya hanya secara accounting. Hanya untuk naik, itu tergantung manajemen mau naikin kapan, biayanya dikecilin pada periode kapan.

    1. Thx bu lili utk opininya dan sharingnya. Maaf lama baru bls, kimi br sempatin buat update blog.

      Heheh jika uang kita tdk terbatas tdk ada alasan mengapa hrs berinvestasi, benar ga? Justru krna terbatas, maka kita alokasi sebaik mungkin demi masa depan. Keep investing sebisanya bu, sy yakin jangka panjang bakal bgs asal sabar dan tekun beli di shm yg sdh kita analisa.

      Analisa itu tdk rumit. Kita bs lakukannya dgn mendalam serta hit hard. Atau bagi yg kurang agresif dan kurang wkt, kita bs lakukannya dgn analisa sewajarnya dan diversifikasi.

      Again sy hrs ambil contoh, jika berpandang 5thn kebelakang shm yg kini ms bgs, sudah naik brpa mrk secara pro rata?

      Kuncinya di kesabaran, hanya dgn sabar kita mampu melewati semua badai yg sedang menerjang. Dibalik badai adalah daratan yg cerah, jgn terjun dr kapal 🙂

  5. Btw hanya KLBI saja yang beririsan dengan portofolio saya. Kemarin habis take profit dari 22.5% sekarang pegang 17.5% dari portofolio.
    Tetap semangat brohh. Bulan-bulan September-Oktober memang merupakan bulan paceklik IHSG.

    1. Cemangat kwnnn…..!!!

      Benar shm klo bukan naik ya turun, yg penting kita yakin dgn analisa kita. Salah pun gpp, itu namanya proses belajar, ulang lagi hingga benar.

      Tidak ada jalan pintas ke roma, yg ada adalah beda jalur saja. Nikmatin saja masa2 sulit gini, sehingga kita akan bs lebih apresiasi musim semi (spring) nnti 🙂

    1. September sudah mau berakhir, semoga beneran neh Oktober – Desember up … kalo itu terjadi, sepertinya IHSG akan mencetak all time high lagi ..

  6. Porto tutup bulan september lumayan membaik pak. YTD akhir september 10% an. Tapi masih kalah dibanding ihsg yang diatas 11%. Salah satu alasannya karena berani take profit. Mungkin saya memang lebih cocok di swing trading walau agak melelahkan.

    1. Wihhh 10% sebulan, itu luar biasa bgt pak!!! smoga setiap bln naik 10% pak wkakakaka! Iya pak klo menyangkut swing trading atau metode lain, itu kembali ke kita masing-masing, setiap kita pasti punya style yg cocok dgn diri kita, seperti seni ya. namun, apa pun strateginya, asal bisa menghasilkan profit secara konsisten, maka itu adalah metode yg bagus pak! terus dalamin pak ke metode yg anda percaya, sehingga makin lama makin hebat lagi dan smoga dlm jangka panjang bisa menghasilkan profit yg sangat memuaskan. Boleh pak jika blm, bikin blog utk sharing-sharing, sehingga terdata dan bs sharing ke tmn-tmn yg mungkin membutuhkan masukan dgn style yg mirip atau secara umum memberi support saja ke investor lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.