Rumus dasar FA: ROA dan ROE!

Sebelumnya saya sudah pernah pos ini di beberapa medsos, namun saya pikir ada manfaatnya saya mengulangnya kembali di sini dengan sedikit tambahan data yang menurut saya cukup penting, semoga bermanfaat.

Tentunya 2 rumus ini (ROA dan ROE) sudah tidak asing lagi buat kita semua. Siapa pun yang sudah terjun lama di dunia saham sudah pasti tau cara mengkalkulasinya, namun mungkin sebagian kecil dari kita belum sesungguhnya mengerti makna dari 2 rasio ini.

Ayo kita kaji lebih dalam ke 2 rumus ini.

Pertama, kita lihat dulu ROA!

ROA = net profit / ASsET

Atas adalah rumus singkat ROA, sesungguhnya rumus ROA berasal dari rumus yang lebih detail dibawah ini:

ROA = NET MARGIN x ASSET TURNOVER RATE

terus jika kita pecahkan, maka:

ROA = (NET PROFIT / SALES) x (SALES / ASSET)

karena SALES dibagi SALES saling menghapus sehingga yang tersisa adalah Net Profit / Asset seperti yang sudah kita ketahui.

Jadi ROA itu terdiri dari 2 komponen:

1. NET MARGIN / NET PROFIT MARGIN

Ini menceritakan kepada kita berapa tebal Laba Netto dari Pendapatan yang bisa dihasilkan oleh Perusahaan setelah memotong semua beban operasi usaha.

2. ASSET TURNOVER RATE

Ini menceritakan kepada kita berapa hebat Perusahaan menggunakan Asetnya untuk menciptakan Perputaran Pendapatan.

Alhasil, untuk meningkatkan ROA yaitu seberapa hebat Perusahaan memanfaatkan Aset dalam mencetak Laba, maka: angka Net Margin harus besar atau angka Asset Turnover Rate harus besar, atau lebih ideal lagi dua-duanya besar.

Ini menjelaskan mengapa perusahaan yang memiliki Net Margin kecil seperti AMRT, MIDI, TELE dkk yaitu sekecil 1%-3% saja, namun bisa memiliki ROA yang tergolong bagus, karena perusahaan-perusahaan ini berada di sektor fast moving goods, Perputaran Pendapatan terhadap Aset (Asset Turnover Rate) yang tinggi, Pendapatan mereka bisa beberapa kali lipat dari nilai Aset, sehingga membuat ROA > Net Margin.

Sebaliknya ada juga perusahaan seperti LPCK, BSDE dkk yg Net Margin tinggi bisa 30%-50% namun Perputaran Pendapatan terhadap Aset tergolong lambat sehingga ROA < Net Margin.

Atau dalam kondisi bisnis ideal, yaitu Net Margin tinggi dan Perputaran Pendapatan terhadap Aset juga kencang, the perfect combination seperti LPPF dan ACES.

Itulah korelasi aneka faktor finasial yang berhubungan dengan ROA, semoga bermanfaat.

Sekarang kita masuk ke bagian ke 2, yaitu ROE.

ROE dipakai untuk mengukur efisiensi Ekuitas (Modal + Laba di Tahan) dalam mencetak Laba, rumusnya sudah tidak asing, yaitu:

ROE = NET PROFIT / EQUITY

Yuk, kita pecahkan juga rumus ini untuk melihat asal usulnya bagaimana pula!

ROE = ROA X FINANCIAL LEVERAGE

Financial Leverage = Asset / Equity

Dalam kata lain, Financial Leverage (FL) itu adalah besarnya porsi kewajiban (utang) perusahaan. Jika FL > 2, berarti Utang > Ekuitas, sedangkan jika FL < 2, berarti Utang < Ekuitas dan jika FL = 2, artinya Utang = Ekuitas.

Contoh: Jika Asset = 10, dan Liability (Utang) = 8, Maka Equity adalah 10-8=2!
FL = 10:2 = 5 (Kondisi Utang > Ekuitas, FL > 2)

Contoh lain: Asset = 10, dan Liability = 2, maka Equity = 10-2 = 8,
FL = 10:8 = 1,25 (Kondisi Utang < Ekuitas, FL < 2)

Ok, sekarang mengerti apa itu Financial Leverage, ayo kita pecahkan lagi rumus ROE atas!

Ingat kembali bahwa:

ROA = Net Margin x Asset Turnover Rate, maka

ROE = (NET MARGIN x ASSET TURNOVER RATE) x FINANCIAL LEVERAGE

atau lebih detail lagi:

ROE = (NET PROFIT / SALES) x (SALES / ASSET) x (ASSET / EQUITY)

karena SALES saling menghapus dan ASSET juga saling menghapus, maka akhirnya kita bisa menyederhanakan rumus:

ROE = NET PROFIT / EQUITY

ini yang kita kenal selama ini, gituuu!!!

Jadi ROE itu terdiri dari 3 kompenen, dan setiap komponen yang besar akan bisa meningkat angkanya:

1. Net Margin yang tinggi
2. Asset Turover Rate yang tinggi, dan/atau
3. Rasio utang alias Financial Leverage yang tinggi

Konsep Financial Leverage agak berlawanan dengan Net Margin dan Asset Turover Rate. Walaupun sama-sama dengan angka yang besar bisa mendorong Ekuitas dalam mencetak laba, namun perusahaan mengambil resiko yang lebih besar lewat utang, dan jika tidak dikendali dengan baik, mala bisa bahaya.

Jadi apa kesimpulannya?

1. Kadang kita sering ketemu pembahasan para investor bahwa mereka lebih nyaman memakai rasio ROA, atau sebagian pula ROE. Sesungguhnya ROA dan ROE itu adalah sama, bedanya hanya terletak di tingkat penggunaan utang yaitu Financial Leverage.

2. Cara cepat mengetahui tingkat utang perusahaan besar atau kecil, tinggal bandingkan ROA dan ROE perusahaan tersebut. Jika selisih antara angka ROA dan ROE besar, maka cenderung utang besar, sedangkan jika selisihnya kecil, maka perusahaan minim utang. Namun utang itu ada 2 jenis, utang berbunga dan utang usaha, yang harus di perhatikan adalah utang berbunga, karena ini akan memberatkan kinerja perusahaan.

3. Net Margin (NPM) walaupun penting, namun tidak menceritakan gambaran utuh sebuah bisnis karena NPM hanya mengukur laba yang dihasilkan dari pendapatan tanpa mempertimbangkan berapa besar aset perusahaan. Perusahaan yang ideal adalah yang mampu mempertahankan rasio ROE dari tahun ke tahun, artinya perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah dalam menjalani usaha.

Dari sinilah keputusan alokasi modal patutnya ditentukan, dan dari sini pula kita bisa melihat rasionalitas pimpinan perusahaan dalam penentuan penggunaan laba apakah terus berekspansi atau dibagikannya dalam bentuk dividen.

Untuk mengerti lebih detail tentang alokasi modal, bisa baca buku The Warrent Buffett Way, atau ringkasan yang sudah saya tulis di blog ini.

Semoga article ini memberikan manfaat. See you in my next article!

Salam longterm investment,

Alianto Chan

Tags

Author: aliantochan

I'm just an anybody guy who shows strong interest in stock investing. Stock investing is more than just making money, it's a way of life. The way we approach stock investing will reflect the way we are as a person. Choose wisely how you want to invest as to how you would want to live your life. The fundamental principles are the same. Contentment, discipline, endevour, patience, practice and mindfulness are the very true principles of a better person!

2 thoughts on “Rumus dasar FA: ROA dan ROE!”

Leave a Reply

Your email address will not be published.